DPD Minta PLN Atasi Pemadaman Selama UN
Anggota DPD RI asal Babel Bahar Buasan meminta pimpinan PT PLN (persero) wilayah Babel untuk mengurangi pemadam listrik selama berlangsungnya
Tayang:
Penulis: Iwan Satriawan |
Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan
PANGKALPINANG,BANGKAPOS.com -- Anggota DPD RI asal Babel Bahar Buasan meminta pimpinan PT PLN (persero) wilayah Babel untuk mengurangi pemadam listrik selama berlangsungnya Ujian Nasional (UN) tingkat SLTP yang dimulai Senin (25/4).
Pasalnya pemadaman listrik yang hampir tiap malam terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Bangka akhir-akhir ini sangat mengganggu anak-anak yang sedang belajar dan dikhawatirkan dapat mempengaruhi konsentrasi serta prestasi anak yang sedang menghadapi UN.
"Saya minta GM PLN Babel, pimpinan PLN di Pulau Bangka dan Pulau Belitung untuk berikan perhatian khusus selama UN ini. Pemadaman listrik mohon segera diatasi," tegas Bahar Buasan saat menghubungi Bangkapos.com, Minggu (24/4).
Menurutnya untuk masalah teknis mengatasi pemadaman listrik akibat perbaikan jaringan atau kerusakan mesin, teknisnya ia serahkan kepada pihak PLN.
"Yang jelas kalau sering mati lampu belajar anak pasti terganggu, konsentrasinya langsung buyar saat sedang belajar tiba-tiba mati lampu. Kita khawatir ini akan berakibat pada prestasi mereka," imbuhnya.
Pemadaman listrik PLN sejak satu minggu belakangan disaat anak SMU sedang melangsungkan UN dan anak SLTP mempersiapkan diri menghadapi UN memang hampir setiap hari terjadi.
Pantauan Bangkapos.com, sejak Jumat (22/4/2011) hingga Minggu (24/4/2011) listrik di jalan Sungaiselan setiap malam mengalami pemadaman.
Pada Sabtu (23/4/2011) malam malah terjadi dua kali pemadaman. Sementara Minggu (24/4/2011) malam, disaat-saat anak-anak siap bertempur, mereka terpaksa belajar menggunakan penerangan seadanya karena listrik kembali padam sejak pukul 20.30 WIB
PANGKALPINANG,BANGKAPOS.com -- Anggota DPD RI asal Babel Bahar Buasan meminta pimpinan PT PLN (persero) wilayah Babel untuk mengurangi pemadam listrik selama berlangsungnya Ujian Nasional (UN) tingkat SLTP yang dimulai Senin (25/4).
Pasalnya pemadaman listrik yang hampir tiap malam terjadi di sejumlah wilayah di Pulau Bangka akhir-akhir ini sangat mengganggu anak-anak yang sedang belajar dan dikhawatirkan dapat mempengaruhi konsentrasi serta prestasi anak yang sedang menghadapi UN.
"Saya minta GM PLN Babel, pimpinan PLN di Pulau Bangka dan Pulau Belitung untuk berikan perhatian khusus selama UN ini. Pemadaman listrik mohon segera diatasi," tegas Bahar Buasan saat menghubungi Bangkapos.com, Minggu (24/4).
Menurutnya untuk masalah teknis mengatasi pemadaman listrik akibat perbaikan jaringan atau kerusakan mesin, teknisnya ia serahkan kepada pihak PLN.
"Yang jelas kalau sering mati lampu belajar anak pasti terganggu, konsentrasinya langsung buyar saat sedang belajar tiba-tiba mati lampu. Kita khawatir ini akan berakibat pada prestasi mereka," imbuhnya.
Pemadaman listrik PLN sejak satu minggu belakangan disaat anak SMU sedang melangsungkan UN dan anak SLTP mempersiapkan diri menghadapi UN memang hampir setiap hari terjadi.
Pantauan Bangkapos.com, sejak Jumat (22/4/2011) hingga Minggu (24/4/2011) listrik di jalan Sungaiselan setiap malam mengalami pemadaman.
Pada Sabtu (23/4/2011) malam malah terjadi dua kali pemadaman. Sementara Minggu (24/4/2011) malam, disaat-saat anak-anak siap bertempur, mereka terpaksa belajar menggunakan penerangan seadanya karena listrik kembali padam sejak pukul 20.30 WIB