Panen Raya Padi di Desa Pergam
Menteri Pertanian Republik Indonesia diwakili Staf Khusus Bidang Pertanian Kementerian Pertanian Andi Irawan melakukan panen raya padi sawah
BANGKAPOS.COM
,
BANGKA -- Menteri Pertanian Republik Indonesia diwakili Staf Khusus Bidang
Pertanian Kementerian Pertanian Andi Irawan melakukan panen
raya padi sawah bersama Sekda Provinsi Bangka Belitung Imam Nugroho, mewakili Gubernur Provinsi Bangka Belitung Eko Maulana Ali di Desa
Pergam Kecamatan Airgegas Kabupaten Bangka Selatan, Rabu (01/06/2011)
Panen raya padi sawah tahun 2011 ini mengusung tema melalui gerakan
optimalisasi dan intensifikasi lahan dengan penerapan teknologi dan
Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT) kita dukung ketahanan pangan Bangka
Belitung.
Dalam sambutannya, Andi Irawan memberikan penghargaan dan apresiasi
sebesar-besarnya kepada masyarakat Kabupaten Bangka Selatan, para
petani, penyuluh, petugas lapangan dan pihak lainnya, atas keberhasilan
panen raya padi sawah di Desa Pergam tahun ini.
Oleh karena itu, para petani Kabupaten Bangka Selatan boleh berbangga
hati karena merupakan tulang punggung ketahanan pangan Indonesia.
"Karena atas kerja keras mereka kita bisa mempertahankan swasembada pangan," ujar Andi, saat memberikan sambutan.
Andi mengharapkan, percetakan sawah tahun 2010 lalu berhasil dengan
baik. Maka untuk percetakan sawah tahun 2011 nanti seluas 1000 hektar
(ha), dan optimasi lahan seluas 50 ha semoga lebih baik lagi.
Gubernur Bangka Belitung Eko Maulana Ali dalam sambutan yang disampaikan
oleh Sekda Provinsi Bangka Belitung Imam Nugroho, mengatakan
Kabupaten Bangka Selatan adalah salah satu daerah andalan nasional, dan
Provinsi Bangka Belitung sebagai penghasil beras padi sawah. Bangka
Selatan ke depannya bisa swasembada beras mencukupi kebutuhan pangan
tidak hanya wilayah Bangka Selatan saja, tetapi mencukupi kebutuhan
beras masyarakat Provinsi Bangka Belitung.
"Pak Gubernur mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kerja keras
para petani dan pihak terkait atas keberhasilan panen padi sawah tahun
ini," ujar Imam.
Gubernur juga lanjut Imam, meminta para petani membiasakan bertanam padi
guna meningkatkan ketahanan pangan. Hal ini untuk mengurangi
ketergantungan beras pada daerah luar. "Karena masih banyak lahan
berpotensi bagi pengembangan tanaman padi sawah di wilayah Bangka
Selatan, dan Bangka Belitung," sebutnya.
Disamping itu, Bupati Bangka Selatan Jamro H Djalil, mengatakan
pemerintah daerah Bangka Selatan bertekad mewujudkan swasembada beras
tahun 2015. Untuk menjadi perhatian, Bangka Selatan memiliki potensi
lahan sawah sekitar 16.850 ha.
"Saat ini baru digarap seluas 3.250 hektar, dengan produktivitas 3,5 ton
per hektar, dengan pola tanam masih satu kali dalam satu tahun," ujar
Jamro.
Jika dikalkulasikan, maka baru mencukupi kebutuhan 3,6 persen kebutuhan penduduk di Kabupaten Bangka Selatan.
"Untuk itu tahun 2011, kita bakal mencetak lagi lahan persawahan seluas
1000 hektar, sehingga akhir tahun luas lahan kita menjadi 4.250 hektar,"
sebutnya.
"Kita tidak muluk-muluk, apalagi Kementerian Pertanian RI, berkomitmen
membantu kita dalam bidang cetak sawah dan program lainnya, hingga ke
arah swasembada beras 2015," pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis
kepada kelompok tani berupa benih padi varietas unggul, pupuk, dan
hadiah bagi gapoktan berprestasi.
Kegiatan panen raya ini juga dihadiri Danrem Garuda Jaya, Kapolres
Bangka Selatan, Kajari, unsur muspida, pejabat dilingkungan pemerintah
daerah Propinsi Bangka Belitung, dan Bangka Selatan, camat, kades, tokoh
agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.