Perhatikan Kebersihan Tempat Jajanan Kuliner
Bangkapos.com - Rabu, 14 September 2011 15:46 WIB

BANGKAPOS.COM/EDWARDI
PIRING sebagai wadah untuk jajanan kuliner pempek, termasuk yang harus diperhatikan kebersihan saat mencucinya.
Berita Terkait
- Proyek Jalan Sudirman Sungailiat Disorot
- Tingkat Hunian Hotel Parai Capai 60 Persen
- Berkas Perkara Lakakerja Tambang di Nihil
- Atap Venue Bulutangkis Orom Masuk ABT
- SDN 10 Sungailiat Juara I Pawai Budaya
- Jumani: Rukan di Jalan Pemuda Dilengkapi IMB
- Kawasan Jalan Pemuda Sungailiat Masih Status Quo
- 6 Makanan Penunjang Olahraga
- Stan BLH Terbaik di Pameran HUT Sungailiat
- Ayu Azhari Ingin Makanan Khas Bangka Terkenal
Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi
BANGKAPOS.COM, BANGKA- Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mengimbau dan mengharapkan para pelaku usaha kuliner atau jajanan makanan di warung atau tenda, tempat penjual aneka makanan seperti warung bakso, gerobak dorong dan lainnya. Utamanya, agar lebih memperhatikan kualitas air untuk cucian piring atau mangkok tempat makanannya.
"Jangan sampai menggunakan air bekas yang sudah digunakan berulang-ulang untuk mencuci piring. Sebab, dikhawatirkan air itu tidak higienis atau sudah kotor dan mengandung bibit penyakit," ujar Boi Yandra, pegawai Dinkes Bangka melalui acara Agenda dan Informasi RRI Sungailiat, Rabu (14/9/2011).
"Kita perhatikan masih banyak pelaku usaha kuliner yang tidak memperhatikan kualitas air cucian piring atau mangkoknya, karena cuma menggunakan satu atau dua ember air saja," kata Boi Yandra.
Sebaiknya, kata Boi, untuk mencuci piring seharusnya menggunakan air yang mengalir langsung dari kran. Namun, diakuinya, memang tidak semua tempat usaha kuliner melakukan hal itu.
Sejauh ini, kata Boi hanya beberapa tempat atau warung yang sudah mendapatkan imbauan dari Dinkes sudah menyediakan air langsung dari kran untuk mencuci piringnya sehingga lebih higienis.
"Semua itu memang tergantung konsumennya, karena itu diimbau agar konsumen atau pembeli jajanan diimbau sebelum makan di warung itu terlebih dahulu memperhatikan cara mencuci piringnya," saran Boi
BANGKAPOS.COM, BANGKA- Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka mengimbau dan mengharapkan para pelaku usaha kuliner atau jajanan makanan di warung atau tenda, tempat penjual aneka makanan seperti warung bakso, gerobak dorong dan lainnya. Utamanya, agar lebih memperhatikan kualitas air untuk cucian piring atau mangkok tempat makanannya.
"Jangan sampai menggunakan air bekas yang sudah digunakan berulang-ulang untuk mencuci piring. Sebab, dikhawatirkan air itu tidak higienis atau sudah kotor dan mengandung bibit penyakit," ujar Boi Yandra, pegawai Dinkes Bangka melalui acara Agenda dan Informasi RRI Sungailiat, Rabu (14/9/2011).
"Kita perhatikan masih banyak pelaku usaha kuliner yang tidak memperhatikan kualitas air cucian piring atau mangkoknya, karena cuma menggunakan satu atau dua ember air saja," kata Boi Yandra.
Sebaiknya, kata Boi, untuk mencuci piring seharusnya menggunakan air yang mengalir langsung dari kran. Namun, diakuinya, memang tidak semua tempat usaha kuliner melakukan hal itu.
Sejauh ini, kata Boi hanya beberapa tempat atau warung yang sudah mendapatkan imbauan dari Dinkes sudah menyediakan air langsung dari kran untuk mencuci piringnya sehingga lebih higienis.
"Semua itu memang tergantung konsumennya, karena itu diimbau agar konsumen atau pembeli jajanan diimbau sebelum makan di warung itu terlebih dahulu memperhatikan cara mencuci piringnya," saran Boi
Penulis : edwardi
Editor : emil
Sumber : bangkapos.com
