Puisi : Goresan Tinta Anak Bangsa
Bangkapos.com - Jumat, 14 Oktober 2011 09:58 WIB

SMAN 1 Pangkalpinang
Kurasakan angin terus berdesir… berdesir menerpa
Helaian rambutku
Seakan tahu apa yang kurasakan… seakan mau
Bercengkrama denganku, berbincang denganku?
Aku menghela nafasku,
Yahh? Itu desis ku!! Nafas kehidupanku
Terkadang rembulan sembunyi diterpa kelam,
Diterpa gelapnya malam
Kesunyian terasa menghantui… rintik gerimis malam terus
Membasahi bumi membasahi negeri ini
Seakan menangis membasahi setiap sudut gang!... teriris hati
Ini seperti yang ku rasa
Cukup sudah keterpurukan bangsa ini?
Ku lihat demonstrasi,pertikaian,pertumpahan darah
Sedang hangat-hangatnya terjadi di Negeriku ini?
Apa yang terjadi dengan negeri ini?Pemuda-pemudi
Indonesia bangun kembali negeri ini??
Yakin dan yakin…jaga warisan budaya nenek moyang kita
…leluhur kita… kepercayaan yang mahal dan berharga
Pada satu tujuan yang mulia,
Bagaikan berlian putih yang menyinari kegelapan hati…
Terbaring aku diatas sebuah tempat tidur,terkulai lemah,tak berdaya
Cairan infus mengalir ditubuhku?menyatu dalam darahku
Lalu ku goreskan tinta pada sehelai kertas putih yang bersih…
Tak sedikit pun noda seperti cahaya wajah bayi yang baru lahir
Ku tulis karya… tuangkan karya tentang negeri ini?
Yang mempunyai panorama alam berseri asri seperti wajahmu
Cinta terhadap tanah air membuatku tak henti berkarya
Darahku mengalir deras bagaikan curahan air hujan
Demi meningkatkan kualitas bangsa dan sastra indonesia
Ke mata dunia??sudahi semua kegundahan bangsa ini?
Buka mata… buka hati kita!!!
Karya : Fakhria Ramadhini
Editor : andri
Sumber : bangkapos.com
