Baleho yang Dipermasalahkan Milik Ormas Lokal
eka-teki Baleho yang dipasang di persimpangan Jalur dua jalan raya Parittiga Kecamatan Parittiga Kecamatan Jebus, akhirnya terkuak.
Penulis: M Zulkodri | Editor: M Ismunadi
Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Teka-teki Baleho yang dipasang di persimpangan Jalur dua jalan raya Parittiga Kecamatan Parittiga Kecamatan Jebus, akhirnya terkuak. Baleho yang dipasang tersebut, milik sebuah organisasi masyarakat lokal yang bernama Persaudaraan Bangka Belitung.
Inisiator ormas, Fahrizan kepada bangkapos.com, Kamis (20/10/2011) mengatakan baleho yang bertuliskan Babel diambang keruntuhan Selamatkan Babel Sekarang atau Hancur Selamanya bukan bermaksud memprovokasi atau bermuatan politis. Baleho itu lebih sekedar mengingatkan kepada masyarakat Babel untuk jangan terlena dengan Sumber Daya Alam (SDA) yang berada di perut bumi.
"Disamping memberikan info yang bersifat imbauan ke masyarakat Baliho itu juga sebagai bentuk sosialisasi ormas lokal yang insyaallah. Salah satu pembinanya Susno Duaji, Djamaludin Ancok (rektor uii) Sopian Efendi (mantan rektor ugm) dan Rusli Rahman, ," jelas Fahrizan.
Dikatakan Fahrizan, dalam waktu dekat ini, ormas lokal akan di deklarasikan. Dimana sudah terkumpul 23.000 KTA untuk wilayah Pangkalpinang-Bangka.
Bahkan saat ini, lanjut Fahrizan pihaknya sedang berada di Depkumham untuk mengurusi administrasi organisasi tersebut.
"Malam ini, rencananya juga kita akan melakukan pertemuan dengan Susno Duaji agendanya salah satu membahas mengenai ormas ini," imbuh Fahrizan.