A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pedagang Es Krim Dikejar Satpam dengan Samurai - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 April 2014
Bangka Pos

Pedagang Es Krim Dikejar Satpam dengan Samurai

Kamis, 27 Oktober 2011 18:36 WIB
Pedagang Es Krim Dikejar Satpam dengan Samurai
bangkapos.com/hendra
Iwan saat sedang membaca surat perjanjian damai di SPK Polres Pangkalpinang.
Laporan wartawan Bangka Pos, Hendra

BANGKAPOS.COM
, BANGKA -- Seorang pedagang es krim, Iwan (23) warga Kelurahan Semabung, Pangkalpinang, lari terbirit-birit dikejar oleh M. Hafis (20) warga Jalan Pahlawan 12, Pangkalpinang. Kamis (27/10/2011).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, di Jalan RE Martadinata, Pangkalpinang. Saat itu Iwan sedang berjualan Es krim di depan sekolah tempat Hafis bertugas. Namun Hafis melarangnya berjualan karena anak-akan keluar dari sekolah.

"Saya minta dia pergi agar tidak berjualan didepan sekolah. Kuatir nanti anak keluar halaman sekolah. Sedangkan jalanan ramai kendaraan," kata Hafis.

Tetapi Iwan seolah tak menghirau. Ia masih saja melayani anak-anak belanja. Hafis pun kesal dan marah kepada Iwan.

"Saya cuma bilang jangan seperti itu pak sama anak-anak. Kasian mereka mau jajan. Saya juga mau pergi tetapi masih melayani anak-anak," kata Iwan.

Hafis pun tersinggung. Ia pun mengambil samurai dan mengejar Iwan. Iwan yang ketakutan, langsung melarikan diri meninggalkan gerobak es krimnya. Ia sempat terjatuh dan masuk ke selokan. Namun ia berhasil kabur menghindari samurai Hafis.

Pihak kepolisian mendapat informasi tersebut langsung mendatangi tempat kejadian. Hafis kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Pangkalpinang. Tak berapa lama kemudian, Iwan pun dibawa ke Polres Pangkalpinang.

Setelah ditengahi, keduanya kemudian saling memaafkan dan bersalaman. Pihak sekolah pun tampak mendampingi Hafis, demikian juga dengan Iwan. Ia didampingi oleh staf distributor es krim tersebut.

Hafis berjanji tidak akan mengulangi tindakan konyolnya. Demikian juga dengan Iwan, ia tidak berjualan lagi didepan sekolah tersebut. Mereka pun kembali ke rumah masing-masing dan tidak memperkarakan masalah tersebut secara hukum.
Penulis: hendra
Editor: ismed
Sumber: bangkapos.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
79526 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas