• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 1 Oktober 2014
Bangka Pos

Realisasi Pajak Mesu Tertinggi di Bateng

Senin, 31 Oktober 2011 15:28 WIB
Realisasi Pajak Mesu Tertinggi di Bateng
bangkapos.com/iwan
Wabup Bangka Tengah Patrianusa Sjahrun
Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA --
Realisasi Bea Pajak Hak Tanah dan Bangunan serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Perkotaan/pedesaan di Kecamatan Pangkalanbaru hingga bulan Oktober 2011 ini menempati urutan tertinggi di kabupaten Bangka Tengah.

Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Pangkalpinang ini realisasi pajaknya berhasil mencapai 80 persen.

Dalam hal realisasi perolehan pajak ini, Desa Mesu kecamatan Pangkalanbaru berhasil menempati rangking tertinggi.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati Bangka Tengah Patrianusa Sjahrun disela-sela Sosialisasi Bea Pajak Hak Tanah dan Bangunan dan PBB perkotaan dan Pedesaan Kabupaten Bangka Tengah kepada  Seluruh Kades/lurah , Camat, se Bangka Tengah , Senin (31/10) di Hotel Santika

"Sementara realisasi pajak  terendah di kabupaten Bangka Tengah adalah  Kecamatan Lubuk Besar yang baru mencapai 16 persen," ungkap Patrianusa.

Ia menjelaskan untuk tahun 2011 ini target perolehan pajak Bangka Tengah saat ini secara keseluruhan baru sekitar 40 persen atau  sekitar 890 juta dari target 2 milyar.

"Target ini sepertinya sulit terpenuhi mengingat ini sudah akhir tahun. Tetapi kita berusaha mengejar target dengan sisa waktu yang ada," ujarnya.

Sehubungan dengan tingginya realisasi pajak Kecamatan Pangkalanbaru, Patrinusa mewakili pemkab Bangka Tengah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Pangkalanbaru atas kesadaran warga yang tinggi dalam membayar pajak.

"Kita harapkan Pangkalanbaru dapat meningingkatkan lagi prestasinya  dan kecamatan lain kita harapkan dapat mencontoh apa yang dicapai kecamatan Pangkalanbaru," imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut Patrianusa  berharap masyarakat Bangka Tengah dapat meningkatkan kesadaran membayar pajak karena pajak yang dibayarkan tersebut akan kembali kemereka dalam bentuk pembangunan di desa-desa.

"Kesadaran masyarakat membayar pajak berpengaruh besar bagi pembangunan daerah kita ini,"pungkasnya.

Sementara Kades Teru Effendi mengungkapkan di desanya realisai  pajak saat ini  baru sekitar 60 persen.

"Kesadaran masyrakat masih rendah dan pola pikir susah merubahnya," ungkap Effendi.
Penulis: IwanS
Editor: didit
Sumber: bangkapos.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
79836 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas