Sabtu, 29 November 2014
Bangka Pos

130 Cagar Budaya di Babel Perlu Perlindungan Hukum

Sabtu, 19 November 2011 09:08 WIB

130 Cagar Budaya di Babel Perlu Perlindungan Hukum
bangkapos.com/teddy malaka
Akhmad Elvian memandu peserta tour cagar budaya.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Teddy Malaka

BANGKAPOS.COM, BANGKA - 
Bangka Belitung memiliki cukup banyak cagar budaya yang berpotensi untuk di pelajari dan dikelola. Namun sebagian cagar budaya belum memiliki perlindungan hukum. Di Bangka Belitung ini ada 130 cagar budaya.

Hal tersebut diungkapkan Praktisi budaya Bangka Belitung yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pangkalpinang Akhamd Elvian, di sela-sela kunjungan tour cagar budata di Museum Timah, Pangkalpinang, Jumat (18/11/2011).

"Namun yang baru ditetapkan baru 15 cagar budaya. Sebenarnya potensi kita banyak, ada 130 cagar budaya," ujar Akhmad.

Menurutnya, pemerintah provinsi harus secepatnya mengkoordinir pendataan cagar budaya untuk menyelamatkan aset budaya yang ada di Bangka Belitung.

"Cagar budaya harus dilindungi secara hukum. Melalui penetapan menteri tidak dirusak, dipindahkan oleh masyarakat, alam ataupun kebijakan," ujarnya.

Dijelaskannya cagar budaya memiliki nilai yang sangat tinggi. Selain memiliki ilmu pengetahuan, sejarah, budaya, arsitektur yang jelas sebagai penanda kota dari generasi ke generasi.

"Dengan cagar budaya ini kita bisa tahu peradaban masa lalu. Termasuk sejarah Bangka," ujarnya.

Pada kegiatan tour buadaya tersebut, diikuti 30 peserta yang berasal dari kalangan akademisi, budayawan, pengelola cagar budaya dan aparatur dinas kebudayaan se Babel.
Penulis: teddymalaka
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas