A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

130 Cagar Budaya di Babel Perlu Perlindungan Hukum - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 23 Agustus 2014
Bangka Pos

130 Cagar Budaya di Babel Perlu Perlindungan Hukum

Sabtu, 19 November 2011 09:08 WIB
130 Cagar Budaya di Babel Perlu Perlindungan Hukum
bangkapos.com/teddy malaka
Akhmad Elvian memandu peserta tour cagar budaya.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Teddy Malaka

BANGKAPOS.COM, BANGKA - 
Bangka Belitung memiliki cukup banyak cagar budaya yang berpotensi untuk di pelajari dan dikelola. Namun sebagian cagar budaya belum memiliki perlindungan hukum. Di Bangka Belitung ini ada 130 cagar budaya.

Hal tersebut diungkapkan Praktisi budaya Bangka Belitung yang juga Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pangkalpinang Akhamd Elvian, di sela-sela kunjungan tour cagar budata di Museum Timah, Pangkalpinang, Jumat (18/11/2011).

"Namun yang baru ditetapkan baru 15 cagar budaya. Sebenarnya potensi kita banyak, ada 130 cagar budaya," ujar Akhmad.

Menurutnya, pemerintah provinsi harus secepatnya mengkoordinir pendataan cagar budaya untuk menyelamatkan aset budaya yang ada di Bangka Belitung.

"Cagar budaya harus dilindungi secara hukum. Melalui penetapan menteri tidak dirusak, dipindahkan oleh masyarakat, alam ataupun kebijakan," ujarnya.

Dijelaskannya cagar budaya memiliki nilai yang sangat tinggi. Selain memiliki ilmu pengetahuan, sejarah, budaya, arsitektur yang jelas sebagai penanda kota dari generasi ke generasi.

"Dengan cagar budaya ini kita bisa tahu peradaban masa lalu. Termasuk sejarah Bangka," ujarnya.

Pada kegiatan tour buadaya tersebut, diikuti 30 peserta yang berasal dari kalangan akademisi, budayawan, pengelola cagar budaya dan aparatur dinas kebudayaan se Babel.
Penulis: teddymalaka
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
81925 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas