A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pulau Pesemut Rawan Pengeboman Ikan - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Bangka Pos

Pulau Pesemut Rawan Pengeboman Ikan

Senin, 12 Desember 2011 15:33 WIB
Pulau Pesemut Rawan Pengeboman Ikan
bangkapos.com/rusmiadi
Perairan Pulau Pesemut berdekatan dengan Pulau Memperang, yang masuk wilayah Kabupaten Belitung Timur. Foto diambil dari atas Kapal Bukulimau, milik Dinas Perhubungan Kabupaten Beltim, saat patroli gabungan petugas keamanan laut, Selasa (22/12/2011)
Laporan Wartawan Bangka Pos, Rusmiadi

BANGKAPOS.COM
, BELITUNG - Perairan Pulau Pesemut yang merupakan pulau terluar dari Wilayah Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Bangka Belitung, yang juga dekat dengan Selat Karimata, menjadi sasaran aktivitas pengeboman ikan oleh nelayan.

Belum diketahui secara pasti, asal nelayan yang melakukan hal itu.
Penjaga mercusuar di Pulau Pesemut sempat melihat aktvitisa nelayan, yang sedang melakukan pengeboman ikan dari atas kapal motor mereka, yang berjarak sekitar satu mil dari pantai Pulau Pesemut, pada dua minggu yang lalu.

"Waktu kita kunjungan bersama dengan bupati ke Pulau Pesemut beberapa hari yang lalu, penjaga navigasi melaporkan hal itu ke kita. Ciri-ciri kapalnya sudah kita ketahui, sekarang kita masih dalam pencarian," ungkap Komandan Pos TNI AL Manggar Letda Laut Rahman kepada bangkapos.com, Senin (12/12/2011).

Ia mengatakan, petugas navigasi penjaga mercusuar di Pulau Pesemut ini, terkendala sarana komunikasi, saat hendak melaporkan kejadian yang dilihatnya saat ini. Sementara mereka tidak berani mendekat ke kapal nelayan tersebut, untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan.
Penulis: rusmiadi
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
85368 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas