Polda Babel Terbaik Dalam Pendidikan Bencana
Kasat Sabhara Polres Bangka Tengah (Bateng) Iptu Pahruf Prawira meraih predikat terbaik atau peringkat
Penulis: M Zulkodri | Editor: suhendri
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasat Sabhara Polres Bangka Tengah (Bateng) Iptu Pahruf Prawira meraih predikat terbaik atau peringkat satu dalam pendidikan pengembangan spesialisasi manajemen penangulangan bencana, yang digelar Setukpa Lemdikpol Mabes Polri selama satu bulan ini.
Dalam kegiatan yang diikuti 100 peserta tersebut, Iptu Pahruf Prawira mewakili Polda Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Kasat Sabhara Polres Bateng, Iptu Pahruf Prawira seizin Kapolres Bateng AKBP M Setyobudi kepada bangkapos.com, Rabu (21/12/2011) mengatakan pendidikan tersebut merupakan salah satu kebijakan kepolisian dalam menyikapi UU No 24 tentang penangulangan bencana alam.
" Iya benar kemarin, yang diikutsertakan adalah saya. Pendidikannya selama satu bulan, di mana kita berhasil meraih peringkat pertama," ujar Pahruf.
Terlepas dari itu semua, lanjut Pahruf, bukan persoalan peringkat yang paling utama namun lebih kepada sosialisasi UU No 24 maupun penerapannya di daerah-daerah.
Dijelaskan Pahruf, penanggulagan bencana itu sendiri terbagi tiga, yakni bencana yang tidak terencana, seperti kapal tengelam, pesawat jatuh, kecelakaan lalu lintas. Kedua, bencana direncanakan seperti adanya kunjungan pejabat, artis dan sebagainya. Ketiga, keadaan darurat peristiwa besar, gempa bumi, tanah longsor, letusan gunung berapi.
"Seharusnya untuk pendidikan pengembangan spesialisasi manajemen penangulangan bencana ini, harus diikuti 10 instansi seperti PLN, PDAM, dinas kebakaran, dinas kesehatan, TNI, Polri, Dinsos,
PU, dinas perhubungan, SAR, dan Badan Nasional Penangulangan Bencana.
Instansi inilah diperlukan ketika ada terjadi bencana," jelas
Pahruf.