Rabu, 10 Juni 2026

Kotawaringin Barat Mencekam

Kotawaringin Barat (Kobar) pada Kamis (29/12/2011) ini mencekam

Tayang:
Editor: suhendri
zoom-inlihat foto Kotawaringin Barat Mencekam
Tribunnews.com
Rumah dinas Bupati Kota Waringin Barat dibakar massa
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Domu Ambarita

BANGKAPOS.COM, KOTAWARINGIN BARAT - Kotawaringin Barat (Kobar) pada Kamis (29/12/2011) ini mencekam. Kondisi ini terjadi akibat pembakaran rumah dinas Bupati Kobar oleh ratusan massa yang kecewa dengan rencana pelantikan bupati/wakil bupati terpilih Ujang Iskandar-Bambang Purwanto.

Salah seorang warga Pangkalanbun, Kalten melaporkan, kondisi Kota Waringin Barat kian mencekam.  Setelah Kantor Bupati diduduki dan dirusak hingga semua kaca, pintu dan jendela hancur, Rabu kemarin, hari ini rumah jabatan Bupati dibakar massa.

Stadion Sampuraga pun dibakar sehingga rata dengan tanah. Pasar bahkan ditutup paksa oleh sekitar 500 orang, tidak boleh dibuka sampai waktu yang tidak ditentukan. Semua pertokoan harus ditutup, dan massa mengancam membakar.

Sepanjang Jalan Pangeran Antasari, lokasi rumah Bupati petahana (incumbent) Ujang Iskandar, dipenuhi asap akibat banyak ban yang dibakar.

Hampir semua instansi diduduki.  Konvoi massa menggunakan atribut suku tertentu bergerak menuju rumah pribadi Ujang. Semua pangkalan ojek dirusak, semua travel tidak ada yang diizinkan beroperasi.  "Pokoknya semua dilumpuhkan," ucap warga yang sengaja namanya tidak dipublikasi.

Konvoinya sambil ritualan adat, menakutkan sekali. "Rasanya akan terus merembet. Karena ada isu PNS pro-Ujang yang rencananya dilantik di Jakarta, besok, pun akan dijadikan target," kata seorang warga.

Ia menambahkan, polisi atau pihak keamanan terkesan melakukan pembiaran. Bahkan sudah merembet ke para pendukung  Ujang. "Saat ini rumah seorang saksi Pro-Ujang, di Gang Bayam Pangkalanbun dibakar. Mapolsek kota juga diserang, mau dibakar," ujar saksi.

Namun saat informasi ini ditanya kepada Kapolres AKBP Novi, ia mengaku tidak tahu. "Saya tidak tahu, laporan mengenai itu, belum masuk," ujarnya.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved