GETAR Sentuh Hati Nurani Sukiran
Sukiran warga Jalan Raya Peltim Muntok Kabupaten Bangka Barat, mendadak bertanya
BANGKAPOS.COM, BANGKA
- Sukiran warga Jalan Raya Peltim Muntok Kabupaten Bangka Barat,
mendadak bertanya kepada Wartawan Bangka Pos, tolong sampaikan ke
penulis GETAR di koran Bangka Pos, yang tulisannya dimuat setiap edisi
minggu.
"Sampaikan ke wartawan Bangka Pos Pak Agus Ismunarno, saya merasa
tersentuh dengan isi tulisan GETAR itu, setiap hari Minggu saya selalu
baca GETAR terbaru, selama ini saya rasakan dan saya pahami benar,
isinya itu lho, menyentuh hati nurani saya," kata Sukiran kepada bangkapos.com Senin (9/1/2012).
Bapak tiga anak tersebut, sudah lupa kapan GETAR muncul pertama kali.
Namun yang pasti, setiap GETAR muncul di koran BANGKA POS edisi Minggu,
Sukiran selalu membacanya sampai tuntas, kemudian mengikuti, memahami
dari beberapa kalimat yang menyentuh hati nuraninya.
Ia juga mengutip dan menyalin beberapa bait kalimat, untuk ditorehkan dibuku sakunya.
"Saya tidak njiplak, tapi saya hanya menyalin beberapa kalimat yang saya
baca bisa menyentuh hati nurani saya, terutama kalimat yang
mengingatkan kita akan pentingnya nilai-nilai kemurnian jiwa dan
kehidupan, baik kaitannya dengan hubungan sesama manusia (horisontal)
maupun hubungan (Vertikal) antara manusia dengan Tuhan, juga kalimat
yang mengingatkan kita untuk selalu berhubungan baik dengan alam. Saya
mudah tersentuh dengan isi tulisan GETAR," ujar Sukiran pemilik outlet
Koran Bangka Pos ini.
Pria asal Kediri Jawa Timur itu, memang tidak memilih untuk
mengklipingkan GETAR, tapi lebih suka mencacat dengan tulisan gedrik dan
latin (gandeng), terhadap bait-bait kalimat GETAR, yang dirasakan
menyentuh hati nuraninya.
"Kalau saya tulis gini kan sewaktu-waktu kan bisa buka dan saya baca. Ya
tidak semua saya tulis, ya kalimat yang menyentuh hati kita saja, lha
kalau ditulis kabeh (semua) ya gimana, lha banyak gini. Lha yang nulis
ini yang namanya ... (Agus Ismunarno --), itu temennya sampeyan to, eunak
(enak) dibaca," ujar Sukiran sambil tanya.
