Rabu, 10 Juni 2026

Basel Kekurangan 146 Ruang Kelas

Hingga saat ini Kabupaten Bangka Selatan (Basel) masih kekurangan 130 ruang kelas baru

Tayang:
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: suhendri
Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA --
Hingga saat ini Kabupaten Bangka Selatan (Basel) masih kekurangan  130 ruang kelas baru untuk sekolah dasar (SD) dan 16 ruangan kelas baru untuk SMP.

Kekurangan ruang kelas SD dan SMP tersebut, pada APBD Basel tahun 2012 Dinas Pendidikan Basel sudah mengalokasikan dana untuk penambahan 53 ruangan kelas baru SD dan 16 ruangan kelas baru untuk SMP.

Anggota Komisi B DPRD Bangka Selatan Samsir kepada bangkapos.com mengungkapkan, sehubungan dengan penambahan ruang kelas baru SD dan SMP di Bangka Selatan, pada tanggal 12 Januari 2012 lalu, komisi B melakukan konsultasi ke Kemendikbud, tepatnya ke Direktorat Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah. Konsultasi itu tentang penggunaan dana alokasi khusus pendidikan tahun 2012.

"Konsultasi ini sangat penting karena adanya kebutuhan ruang kelas baru yang masih dibutuhkan di wilayah Bangka Selatan. Sedangkan petunjuk teknis yang sudah dikeluarkan oleh Kemendikbud dengan Permendiknas No 56 tahun 2011 tentang Juknis pengunaaan DAK pendidikan untuk SD/SDLB, dan Permendiknas No 57 tahun 2012 tentang juknis pengunaan DAK pendidikan untuk SMP sederajat. Dijelaskan petunjuk teknis hanya diperuntukkan untuk 2 hal yaitu  rehabilitasi ruang kelas rusak berat  sampai 45 persen sampai dengan 65 persen dengan porsi 80 persen," papar Samsir, Jumat (13/1/2012).


Ia menjelaskan dalam Permendiknas tersebut peningkatan mutu pendidikan difokuskan untuk pembangunan ruang perpustakaan dan pengadaan sarana peningkatan mutu dengan porsi 20 persen.

"Kami berharap penggunaan DAK bisa digunakan untuk pembangunan ruang kelas baru sebagaimana isi PMK 209/pmk 07/ tahun 2011, tentang pedoman penggunaan DAK tahun 2012 pasal 5 (1 ), bahwa DAK bisa diperuntukkan salah satunya untuk pembangunan ruang kelas baru," ujarnya.

Dia menambahkan, "Ini selaras dengan kebutuhan di daerah Bangka Selatan sekarang yang memang sangat membutuhkan ruang kelas baru untuk mengejar rasio antara ruangan kelas dengan jumlah murid yang masih 1:35 ," ungkap Samsir.

Pada kesempatan tersebut Samsir menyarankan Dinas Pendidikan agar mereview semua data rehabilitasi yang rusak berat dan rusak sedang.

"Yang direhab memang yang betul-betul sudah waktunya dan layak untuk direhabilitasi. Dan kami mengharapkan untuk rehabilitasi agar digantikan dengan rangka baja ringan, karena untuk mencari kayu yang baik dan tua sudah sangat sulit, dan sekarang banyak digunakan kayu yang usianya masih mudah sehingga tidak akan tahan lama," imbuhnya.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved