Korban Tertimpa Pohon Terperangkap 5 Jam
Bangkapos.com - Jumat, 13 Januari 2012 21:41 WIB

bangkapos.com/zulkodri
Intizom (51) warga Desa Air Mesu korban tertimpa pohon durian akan dibawa ke RSUD Bangka Tengah, untuk mendapatkan perawatan intensif, Jumat (13/1/2012).
Berita Terkait
- April, Belitung Sering Hujan
- Slamet: Gelombang di Perairan Bangka Belitung Relatif…
- Slamet Minta Masyarakat Waspadai Angin Kendang dan…
- Slamet: Babel Berpotensi Puting Beliung dan Angin…
- Angin Kencang, Atap Nenek Mastura Terbang
- Maret Masih Musim Hujan
- Gangguan Siklon Tropis Mulai Menghilang
- Waspadai Angin Kencang Hingga Tiga Hari ke Depan
- Lima Tim PLN Belitung Perbaiki Jaringan
- Purnawan Butuh Bantuan
Laporan Wartawan Bangka Pos, Zulkodri
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Regar, salah satu tetangga korban tertimpa pohon durian yakni Intizzom (51) dan Hendri (27) warga Desa Air Mesu, mengatakan sebelumnya tidak ada satupun warga yang mengetahui peristiwa naas tersebut.
Kejadian itu, baru diketahui Jumat (13/1/2012) sekitar pukul 06.00 ketika warga yang hendak pergi mencari durian jatuh, melintasi jalan tidak jauh dari rumah pondok korban.
Melihat pondok kebun sudah porak-poranda. Warga tadi langsung menuju ke lokasi. Sesampainya di rumah, melihat kedua korban sudah terkapar di atas tanah dengan rintihan menahan sakit.
"Kurang lebih hampir lima jam, mereka terhimpit pohon durian. Namun, karena tekad kuat dan berusaha sekuat tenaga akhirnya kedua korban, berhasil melepaskan diri dari himpitan pohon durian," ujar Regar.
Kemudian sejumlah warga pun berduyun-duyun datang menyelamatkan korban. Namun dalam proses evakuasi, tambah salah satu warga lainnya, Mantang, pihaknya mengalami kesulitan, karena medan yang sulit dijangkau dengan mobil, sehingga terpaksa kedua korban ditandu.
"Kurang lebih ada satu kilometer, berjalan ke lokasi. Itu pun naik turun bukit. Sebab mobil susah masuk," ujar Regar. Namun akhirnya usaha tersebut berhasil dan dua korban berhasil diselamatkan dan dibawa kerumahnya.
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Regar, salah satu tetangga korban tertimpa pohon durian yakni Intizzom (51) dan Hendri (27) warga Desa Air Mesu, mengatakan sebelumnya tidak ada satupun warga yang mengetahui peristiwa naas tersebut.
Kejadian itu, baru diketahui Jumat (13/1/2012) sekitar pukul 06.00 ketika warga yang hendak pergi mencari durian jatuh, melintasi jalan tidak jauh dari rumah pondok korban.
Melihat pondok kebun sudah porak-poranda. Warga tadi langsung menuju ke lokasi. Sesampainya di rumah, melihat kedua korban sudah terkapar di atas tanah dengan rintihan menahan sakit.
"Kurang lebih hampir lima jam, mereka terhimpit pohon durian. Namun, karena tekad kuat dan berusaha sekuat tenaga akhirnya kedua korban, berhasil melepaskan diri dari himpitan pohon durian," ujar Regar.
Kemudian sejumlah warga pun berduyun-duyun datang menyelamatkan korban. Namun dalam proses evakuasi, tambah salah satu warga lainnya, Mantang, pihaknya mengalami kesulitan, karena medan yang sulit dijangkau dengan mobil, sehingga terpaksa kedua korban ditandu.
"Kurang lebih ada satu kilometer, berjalan ke lokasi. Itu pun naik turun bukit. Sebab mobil susah masuk," ujar Regar. Namun akhirnya usaha tersebut berhasil dan dua korban berhasil diselamatkan dan dibawa kerumahnya.
Penulis : zulkodri
Editor : suhendri
Sumber : bangkapos.com
Rekomendasi Facebook
