Durian Jadi Pencuci Mulut Acara Nganggung
Bangkapos.com - Rabu, 18 Januari 2012 10:25 WIB
Berita Terkait
- Sultan: Hanya Isu, Yogyakarta Pisah dari NKRI
- Kulit Durian Berserakan di Jalan
- Ribuan Durian Ludes Diserbu Warga
- Hari Ini, 3.000 Duren 'Emas' Siap Disantap Gratis
- Besok Pesta Durian di Jalan Balai
- Terminal Dipenuhi Penjual Durian
- Massa di Airmesu 'Habiskan' 28 Ribu Durian
- Pesta Durian Macetkan Jalan Hingga Tiga Jam
- Jalan Raya Desa Airmesu Macet Total
- Warga Tunggu Gubernur, Pesta Durian 'Molor'
Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pada awal Tahun Baru 2012 ini, Pulau Bangka diwarnai dengan musim durian. Di sejumlah ruas jalan di Kota Sungailiat dan Pangkalpinang sejumlah pedagang durian menjajakan dagangannya.
Buah berduri ini juga menjadi menu utama pada setiap acara adat Bangka, nganggung sepintu sedulang untuk pencuci mulut. Seperti pada acara budaya Rebo Kasan, Rabu (18/1/2012) di Desa Air Anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.
Ibu-ibu PKK Kecamatan Merawang bersama ibu-ibu di Desa Air Anyir sudah menyiapkan durian sebagai buah pencuci mulut, di samping dulang yang berisi makanan yang akan disantap bersama usai prosesi adat Rebo Kasan, di Balai Adat Masjid Baitul Islam.
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pada awal Tahun Baru 2012 ini, Pulau Bangka diwarnai dengan musim durian. Di sejumlah ruas jalan di Kota Sungailiat dan Pangkalpinang sejumlah pedagang durian menjajakan dagangannya.
Buah berduri ini juga menjadi menu utama pada setiap acara adat Bangka, nganggung sepintu sedulang untuk pencuci mulut. Seperti pada acara budaya Rebo Kasan, Rabu (18/1/2012) di Desa Air Anyir Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka.
Ibu-ibu PKK Kecamatan Merawang bersama ibu-ibu di Desa Air Anyir sudah menyiapkan durian sebagai buah pencuci mulut, di samping dulang yang berisi makanan yang akan disantap bersama usai prosesi adat Rebo Kasan, di Balai Adat Masjid Baitul Islam.
Penulis : nurhayati
Editor : suhendri
Sumber : bangkapos.com
Rekomendasi Facebook
