SAJAK: Janji Redam di Balik Waktu
Bangkapos.com - Rabu, 18 Januari 2012 11:44 WIB
Berita Terkait
- Mahasiswa Takushoku University Kunjungi SMANSA Pangkalpinang
- Tes Masuk PT Mulai Digelar
- Andini : Ingin Memberikan yang Terbaik
- Ikatan Alumni SMANSA Terbentuk
- Tingkatkan Prestasi UN dengan Try Out
- KAPRI RAIH JUARA DALAM MENULIS ESSAI
- Kunjungan Monitoring RSBI
- UN Sudah di Ambang Pintu
- SMANSA Road to Campus
- Rizki Wahyudi, Pemenang Bujang Kota Pangkalpinang…
Oleh Fakhria Ramadhini
Janji Redam di Balik Waktu
Menghela nafas aku terdiam..
saat bintang dan rembulan pergi entah kemana..
tenggelam ditelan malam
ingin aku membentang 7 samudra biru..
untuk mengukir namamu!!!
Di atas puncaknya aku tlah berubah...
berubah untuk kebaikan ku sendiri...menuju arah yang lebih baik..
bukan karna paksaan ataupun godaan
semua jiwa seakan tenggelam entah kemana,tak membekas,
tak bersisa jauh di penghujung pikiranku
Tapi, begituu cepat kau mengatakan itu! aku ini darah dagingmu!
aku ini anakmu!
tahap..demi tahap kau lewati....
kau selalu mengagung agungkan dirinya.....,,
apa kau tahu....akuuuu!!
bersama bayangmu ku lontarkan doa kepada Tuhan..
agar kau ingat akan kodrat mu sebagai ayah !
aku tersenyum, seperti pepohonan yg rindang
namun perlu kau tahu?? hari itu! perkataanmu telah ku cam kan dalam dada bersatu dalam gumpalan darah
ingin rasanya ku urung langkah ku...,,langkah lurus ku...
sambil menghela nafasku..
ku termenung sendirian..,begitu banyak ucapanmu yang s'lalu kuingat... janjimu!!!!!
Begitu mudah kau melontarkan janji....janjimu yg abad...
begitu manis ucapan mu..lontaran kata"
yang terucap dari mulutmu!! namun itu hanya janji palsu!
yah itu adalah kebohongan belaka !
itu adalah strategi gerilya mu !
seakan muara ombak terus berdesir mengikuti jejak langkahmu!!!
ombak biru pun tak pernah setuju dengan ucapanmu, bumi pun mengerti suasana saat itu.
rintik-rintik hujan pun turun membasahi bumi dan kegundahan hatiku
raut wajahmu mengalihkan langkahku..,
walaupun hanya sekejap waktu,
ku akan berusaha membahagiakan orang di sekitar ku
Namun...kemarin tetaplah kemarin...,
semuanya tlah berlalu antara aku,kamu dan mereka
hari ini pokok yang harus kujelajah menepis bayangmu!!
walau malam berkabut penuh angin yang kecewa serta pikiran yang amat lelah..
waktu itu..kau ingat?saat aku masih kanak kanak?
dunia memang kejam, roda terus berputar, poros waktu silih beganti
jangan pernah coba untuk melupakan semua ucapanmu itu
semua yang pernah terlewati..
namun jemariku gemetar bila membayangkan dirimu...
semua yang pernah ada..
biarlah orang berkata apa tentang dirimu...dirimu tetap dirimu...
tak kan ada lagi luka..walau seakan memaksa...
Masa lalu hanyalah masa lalu..
ku akan tetap tersenyum,,,kuyakin bisa.....
bagaikan melodi yang bertaburan dihadapanku...
aku akan tegar,ku genggam butiran pasir dalam celah celah tanganku
dalam buaian relung hatiku,aku harus konsekuen menjadi kebanggaan sesuai dengan arti namaku yang telah kau berikan
ingat penyesalan selalu datang disaat penghujung,bukan saat permulaan.(*)
Janji Redam di Balik Waktu
Menghela nafas aku terdiam..
saat bintang dan rembulan pergi entah kemana..
tenggelam ditelan malam
ingin aku membentang 7 samudra biru..
untuk mengukir namamu!!!
Di atas puncaknya aku tlah berubah...
berubah untuk kebaikan ku sendiri...menuju arah yang lebih baik..
bukan karna paksaan ataupun godaan
semua jiwa seakan tenggelam entah kemana,tak membekas,
tak bersisa jauh di penghujung pikiranku
Tapi, begituu cepat kau mengatakan itu! aku ini darah dagingmu!
aku ini anakmu!
tahap..demi tahap kau lewati....
kau selalu mengagung agungkan dirinya.....,,
apa kau tahu....akuuuu!!
bersama bayangmu ku lontarkan doa kepada Tuhan..
agar kau ingat akan kodrat mu sebagai ayah !
aku tersenyum, seperti pepohonan yg rindang
namun perlu kau tahu?? hari itu! perkataanmu telah ku cam kan dalam dada bersatu dalam gumpalan darah
ingin rasanya ku urung langkah ku...,,langkah lurus ku...
sambil menghela nafasku..
ku termenung sendirian..,begitu banyak ucapanmu yang s'lalu kuingat... janjimu!!!!!
Begitu mudah kau melontarkan janji....janjimu yg abad...
begitu manis ucapan mu..lontaran kata"
yang terucap dari mulutmu!! namun itu hanya janji palsu!
yah itu adalah kebohongan belaka !
itu adalah strategi gerilya mu !
seakan muara ombak terus berdesir mengikuti jejak langkahmu!!!
ombak biru pun tak pernah setuju dengan ucapanmu, bumi pun mengerti suasana saat itu.
rintik-rintik hujan pun turun membasahi bumi dan kegundahan hatiku
raut wajahmu mengalihkan langkahku..,
walaupun hanya sekejap waktu,
ku akan berusaha membahagiakan orang di sekitar ku
Namun...kemarin tetaplah kemarin...,
semuanya tlah berlalu antara aku,kamu dan mereka
hari ini pokok yang harus kujelajah menepis bayangmu!!
walau malam berkabut penuh angin yang kecewa serta pikiran yang amat lelah..
waktu itu..kau ingat?saat aku masih kanak kanak?
dunia memang kejam, roda terus berputar, poros waktu silih beganti
jangan pernah coba untuk melupakan semua ucapanmu itu
semua yang pernah terlewati..
namun jemariku gemetar bila membayangkan dirimu...
semua yang pernah ada..
biarlah orang berkata apa tentang dirimu...dirimu tetap dirimu...
tak kan ada lagi luka..walau seakan memaksa...
Masa lalu hanyalah masa lalu..
ku akan tetap tersenyum,,,kuyakin bisa.....
bagaikan melodi yang bertaburan dihadapanku...
aku akan tegar,ku genggam butiran pasir dalam celah celah tanganku
dalam buaian relung hatiku,aku harus konsekuen menjadi kebanggaan sesuai dengan arti namaku yang telah kau berikan
ingat penyesalan selalu datang disaat penghujung,bukan saat permulaan.(*)
Editor : andri
Sumber : bangkapos.com
