Tahun Kelinci akan Diganti Naga Air

Senin pekan depan, Tahun Kelinci akan berganti dengan Tahun Naga Air atau Liong

Tahun Kelinci akan Diganti Naga Air
Google
Tahun 2012, tepatnya setelah 4 Februari 2012, pukul 18:18, energi yang menguasai bumi akan berubah menjadi energi Naga Air.

Gus Dur

Adakah yang berbeda antara merayakan Imlek di masa kini dengan masa dulu? Sebenarnya tidak, kata Santoso.  Semua masa, termasuk era Orde Baru, membolehkan masyarakat Tionghoa merayakan Imlek.  Namun, dulu sempat ada beberapa larangan.

"Kami dilarang memasang kaligrafi Cina, semua harus dalam tulisan Indonesia. Merayakan Imlek pun harus di dalam wihara atau rumah pribadi. Tak sampai ke jalanan," kata Santoso lagi.

Era kepemimpinan Gus Dur-lah yang membuat kebebasan kian terbuka. Saat itu, barongsai dan kaligrafi Cina dengan mudah dijumpai di mana-mana.

"Sebenarnya tidak masalah pada masa Orde Baru, namun kami tahu ada beberapa pihak yang tidak suka. Jadi kami lebih baik tidak melakukan apa-apa," kenang Santoso yang mengelola Yayasan Dharma Jaya sejak 1981.

Hanya sepelemperan baru dari Wihara Dharma Jaya, kesibukan menyambut Imlek menyelimuti sejumlah tempat, termasuk sentra-sentra belanja.

Masyarakat yang merayakan Imlek mulai berbondong-bondong berbelanja keperluan Imlek. Mulai lilin merah, hiasan pintu, sampai amplop untuk angpao.

Hampir semua pusat perbelanjaan, dari mewah sampai kaki lima, berusaha meraup rejeki tambahan menjelang Imlek. Perlengkapan bernuansa naga, merah, kuning dan emas dipajang menghiasi beberapa pusat belanja.

Lebih berpasrah

Beberapa pedagang menjualkan bermacam perlengkapan Imlek.  Sebagian sekadar menghiasi toko dan menawarkan potongan harga. Kata mereka, yang penting untung di hari raya.

Halaman
123
Editor: ismed
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved