Harga Sarang Burung Walet Turun Drastis
Bangkapos.com - Rabu, 25 Januari 2012 00:06 WIB

shutterstock
BANGKAPOS.COM, BANJARMASIN -- Harga sarang burung walet yang biasanya diekspor untuk menu sup sarang burung kini anjlok. Sebelumnya harga 1 kilogram sarang burung walet mencapai Rp 11 juta hingga Rp 13,5 juta tergantung kualitas, saat ini hanya Rp 3,5 juta hingga Rp 4 juta.
Pendiri Asosiasi Petani Walet Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Geman Yusuf menuturkan, harga sarang burung walet jatuh sejak sekitar empat bulan lalu. Penyebabnya diperkirakan ada dua, yakni akibat isu ada warga di China meninggal setelah mengonsumsi sarang burung walet dan menjamurnya pembudidaya di berbagai daerah.
Di Banjarmasin, saat ini ada 600-an petani walet. Di mana-mana sekarang ada, termasuk di Jawa. "Akibatnya, pengumpul dari Jakarta dan Surabaya yang biasanya mengambil dari Kalimantan kini punya sumber lain," kata Geman, Selasa (24/1/2012) di Banjarmasin.
Penurunan harga terjadi bukan saja di Kalimantan Selatan, tapi juga hampir semua wilayah di Indonesia.
Akibat penurunan harga tersebut, menurut Geman, ada sebagian petani di Kalimantan Selatan yang kini cenderung membiarkan gedung rumah sarang waletnya begitu saja, tanpa perawatan khusus.
Pendiri Asosiasi Petani Walet Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Geman Yusuf menuturkan, harga sarang burung walet jatuh sejak sekitar empat bulan lalu. Penyebabnya diperkirakan ada dua, yakni akibat isu ada warga di China meninggal setelah mengonsumsi sarang burung walet dan menjamurnya pembudidaya di berbagai daerah.
Di Banjarmasin, saat ini ada 600-an petani walet. Di mana-mana sekarang ada, termasuk di Jawa. "Akibatnya, pengumpul dari Jakarta dan Surabaya yang biasanya mengambil dari Kalimantan kini punya sumber lain," kata Geman, Selasa (24/1/2012) di Banjarmasin.
Penurunan harga terjadi bukan saja di Kalimantan Selatan, tapi juga hampir semua wilayah di Indonesia.
Akibat penurunan harga tersebut, menurut Geman, ada sebagian petani di Kalimantan Selatan yang kini cenderung membiarkan gedung rumah sarang waletnya begitu saja, tanpa perawatan khusus.
Editor : suhendri
Sumber : Kompas.com
Rekomendasi Facebook