A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Harga Lada Terus Merangkak Naik - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 30 Agustus 2014
Bangka Pos

Harga Lada Terus Merangkak Naik

Jumat, 27 Januari 2012 20:22 WIB
Laporan Wartawan Bangka Pos, Teddy Malaka
BANGKAPOS.COM, BANGKA --
Harga komoditi lada putih dunia Tahun 2012 diprediksi bakal cerah. Keadaan ini membuat komoditi ini mencoba mencapai kejayaan diatas terseok-seoknya produksi.

Terbatasnya produksi lada didunia, terus memacu harga lada. Tahun lalu harga bahkan mencapai titik tertinggi Rp 100 ribu per kilogram.

Tahun 2011 boleh dikatakan menjadi tahun membaiknya bisnis rempah-rempah ini. Dibuka pada posisi, Rp 58.328 per kilogram, perdagangan lada putih dalam negeri berakhir pada posisi Rp 82.257 per kilogram.

Zainal Arifin dari Asosiasi Eksportir Lada Indonesia (AELI) mengharapkan harga lada bisa sebaik tahun 2011. "Tahun 2011 harga cukup bagus, sampai Rp 100 ribu per kilogram," katanya, Jumat (27/1/2012).

Di bulan September harga menyentuh Rp 100 ribu per kilogram, merangkak cukup deras pada bulan Juli hingga Agustus. Harga cukup lama bertahan pada posis Rp 90 ribu per kilogram, namun melemah dipenghujung tahun.

Penurunan harga lada dipengaruhi bertambahnya pasokan dari daerah penghasil lada akibat permintaan ekspor yang melemah di tengah kondisi perekonomian dunia yang terganggu krisis di Eropa.

"Kita optimis tahun 2012 ini harga lada putih akan lebih baik," ujar Zainal.

Awal tahun 2012, harga dibuka pada posisi Rp 82.778 per kilogram. Namun pada pekan akhir bulan Januari 2012, harga menurun dan bertahan pada posisi Rp 78.615 per kilogram.
Penulis: teddymalaka
Editor: emil
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
92201 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas