Cukup Kedipan Lampu, Lolos Dari Razia
Bangkapos.com - Sabtu, 28 Januari 2012 11:07 WIB

BANGKAPOS.COM/HENDRA
Truk Nopol B9641OP pengangkut 4 ton balok timah yang ditahan Polsek Tamansari, Pangkalpinang, Jumat (27/01/2012)
Berita Terkait
Laporan Wartawan Bangka Pos, Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA--Muatan balok timah yang dijaring saat razia yang digelar di Jalan Raya Sleindung Pangkalpinang, Jumat (27/01/2012) ternyata pengangkutan yang ketiga kalinya. Sebelumnya Tasrikun sopir truk B 9641 OP sudah dua kali bolak-balik dari Merawang ke Pangkalpinang membawa balok timah.
Saat pengangkutan balok timah milik PT SLA ketiga kalinya, Tasrikun dihentikan oleh polisi yang kemudian memeriksa barang bawaannya.
"Yang ketiga ini tertangkapnya. Tadi sebelumnya saya sudah ngantar ke gudang pak Hendri 2 kali. Jumlahnya sama. Sekali angkut itu sekitar 4 ton. Jadi sehari ini sudah 3 kali angkut, rupanya yang ketiga ini apes," kata Tasrikun.
Ia sendiri tidak mengira bila truk yang dibawanya itu akan ditahan. Padahal saat ada polisi menggelar razia, ia sudah memberikan lampu dim (kedipan lampu) beberapa kali. Biasanya dengan beberapa kali dim lampu mobil, polisi sudah mengerti dan akan memberikan jalan.
"Tadi itu kita sudah kasih dim. Awalnya lewat. Tapi karena tutup bak belakang tidak ada, langsung ditahan karena tidak ada suratnya. Biasanya kalau sudah kasih lampu dim itu dikasih lewat. Polisi sudah tahu," kata Tasrikun.
BANGKAPOS.COM, BANGKA--Muatan balok timah yang dijaring saat razia yang digelar di Jalan Raya Sleindung Pangkalpinang, Jumat (27/01/2012) ternyata pengangkutan yang ketiga kalinya. Sebelumnya Tasrikun sopir truk B 9641 OP sudah dua kali bolak-balik dari Merawang ke Pangkalpinang membawa balok timah.
Saat pengangkutan balok timah milik PT SLA ketiga kalinya, Tasrikun dihentikan oleh polisi yang kemudian memeriksa barang bawaannya.
"Yang ketiga ini tertangkapnya. Tadi sebelumnya saya sudah ngantar ke gudang pak Hendri 2 kali. Jumlahnya sama. Sekali angkut itu sekitar 4 ton. Jadi sehari ini sudah 3 kali angkut, rupanya yang ketiga ini apes," kata Tasrikun.
Ia sendiri tidak mengira bila truk yang dibawanya itu akan ditahan. Padahal saat ada polisi menggelar razia, ia sudah memberikan lampu dim (kedipan lampu) beberapa kali. Biasanya dengan beberapa kali dim lampu mobil, polisi sudah mengerti dan akan memberikan jalan.
"Tadi itu kita sudah kasih dim. Awalnya lewat. Tapi karena tutup bak belakang tidak ada, langsung ditahan karena tidak ada suratnya. Biasanya kalau sudah kasih lampu dim itu dikasih lewat. Polisi sudah tahu," kata Tasrikun.
Penulis : hendra
Editor : albana
Rekomendasi Facebook