Pahatan Wajah Manusia di Angkasa
Bangkapos.com - Kamis, 2 Februari 2012 13:43 WIB

ESO
Citra nebula NGC 3324. Lihat bagian kanan, tampak awan gas dan debu membentuk pahatan wajah manusia jika dilihat dari samping kanan.
Berita Terkait
- Ponsel Dody dan Yusuf tak Aktif Saat Ditelpon
- Landasan Depati Amir Baru Beroperasi 2.000 Meter
- Tim Merpati Kembali Lakukan Survei di Bandara Depati…
- Swiss Buat Satelit Pembersih Sampah Angkasa Luar
- Pesawat Progress M-14M Diluncurkan ke ISS
- Pengunjung Bandara Disambut Barongsai
- Beltim Kelebihan Guru TK
- TK Angkasa Kunjungi Helikopter Colibri
- Bola Misterius Itu Diduga Tangki Hidrozine
- 5 Maret 2012, Siapkan Mata dan Teleskop...
BANGKAPOS.COM, CILE — Teleskop yang ada di Cile berhasil menangkap citra sebuah nebula atau kabut kosmis. Uniknya, nebula yang menjadi tempat kelahiran bintang tersebut tampak seperti pahatan wajah manusia di angkasa.
Situs Space.com, Rabu (1/2/2012), menyatakan bahwa nebula yang dimaksud ialah NGC 3324. Nebula tersebut penuh dengan bintang muda yang radiasi ultravioletnya menyebar ke segala arah.
Dalam gambar di bagian kanan, ada awan dan debu angkasa yang jika dicermati mirip dengan wajah manusia dilihat dari sisi samping kanan.
Citra ini ditangkap oleh Wild Field Imager di teleskop MPG/ESO 2,2 meter. NGC 3324 sering juga disebut Nebula Gabriela Mistar, sesuai nama seorang penerima nobel asal Cile.
Citra NGC 3324 tampak warna-warni, menunjukkan radiasi yang dikeluarkan oleh bintang-bintang di nebula itu. Tiap warna merepresentasikan hal yang berbeda.
Warna merah jambu memperlihatkan proses pengubahan susunan elektron dalam atom hidrogen. Sementara warna kuning kehijauan menunjukkan proses ionisasi oksigen.
NGC 3324 terletak pada jarak 7.500 tahun cahaya dari Bumi. Jutaan tahun lalu, nebula ini sangat aktif dan "melahirkan" bayi-bayi bintang dalam jumlah banyak.
Situs Space.com, Rabu (1/2/2012), menyatakan bahwa nebula yang dimaksud ialah NGC 3324. Nebula tersebut penuh dengan bintang muda yang radiasi ultravioletnya menyebar ke segala arah.
Dalam gambar di bagian kanan, ada awan dan debu angkasa yang jika dicermati mirip dengan wajah manusia dilihat dari sisi samping kanan.
Citra ini ditangkap oleh Wild Field Imager di teleskop MPG/ESO 2,2 meter. NGC 3324 sering juga disebut Nebula Gabriela Mistar, sesuai nama seorang penerima nobel asal Cile.
Citra NGC 3324 tampak warna-warni, menunjukkan radiasi yang dikeluarkan oleh bintang-bintang di nebula itu. Tiap warna merepresentasikan hal yang berbeda.
Warna merah jambu memperlihatkan proses pengubahan susunan elektron dalam atom hidrogen. Sementara warna kuning kehijauan menunjukkan proses ionisasi oksigen.
NGC 3324 terletak pada jarak 7.500 tahun cahaya dari Bumi. Jutaan tahun lalu, nebula ini sangat aktif dan "melahirkan" bayi-bayi bintang dalam jumlah banyak.
Editor : suhendri
Sumber : Kompas.com
Rekomendasi Facebook
