Korban Tabrak Lari Dapat Bantuan Teman
Bangkapos.com - Selasa, 7 Februari 2012 12:12 WIB
Berita Terkait
- Pengunggah Foto Palsu Korban Sukhoi tak Ditahan
- Satu Jenazah Korban Sukhoi Teridentifikasi
- Pengunggah Foto Palsu Korban Sukhoi Terancam 5 Tahun
- Korban Sukhoi tak Dapat Asuransi dari Pemerintah
- Korban Sukhoi Mestinya Dapat Rp 1,25 Miliar Per Jiwa
- Tim SAR Temukan Jasad Pramugari Berkalung Biru
- Ahli DNA Rusia Belum Identifikasi Korban Sukhoi
- Polisi Selidiki Foto Palsu Korban Sukhoi
- Brigjen Agus: Korban Sukhoi tidak Luka Bakar
- Keluarga Aditya Minta DVI Tepati Janji
Laporan Wartawan Bangka Pos, Ferry Laskari
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Korban tabrak lari, Median (33) sekeluarga akhirnya pulang ke rumah mereka di Kumpai Belinyu, Senin (6/2/2012).
Median bersama anak-anak dan istri memilih rawat jalan, setelah beberapa hari dirawat inap sejak kejadian naas terjadi di Jalan Raya Bukittebok Kecamatan Riausilip, pekan lalu. Walau sudah mulai pulih, namun bekas luka yang dialami keluarga ini menimbulkan cacat yang tak mudah dilupakan.
"Median sekeluarga sudah pulang ke rumah Senin (6/2/2012). Median memilih rawat jalan saja. Luka-luka di tubuh anak dan istri Median menimbulkan bekas yang sangat jelas. Mengenai biaya perawatan di rumah sakit (RS Alma Sungailiat) sejak sepekan terakhir dibantu para teman-teman dan kerabat. Sumbangan itu cukup meringankan beban Median," kata salah satu tokoh pemuda di Belinyu, Fendi alias Aliung (37) kepada bangkapos.com, Selasa (7/2/2012) siang.
Aliung menambahkan, sepeda motor korban masih diamankan di Satlantas Polres Bangka. Sedangkan penabrak misterius yang mengendari mobil inova belum diketahui. "Kami masih berharap penabrak Median peduli. Jenguklah keluarga ini," imbau Aliung.
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Korban tabrak lari, Median (33) sekeluarga akhirnya pulang ke rumah mereka di Kumpai Belinyu, Senin (6/2/2012).
Median bersama anak-anak dan istri memilih rawat jalan, setelah beberapa hari dirawat inap sejak kejadian naas terjadi di Jalan Raya Bukittebok Kecamatan Riausilip, pekan lalu. Walau sudah mulai pulih, namun bekas luka yang dialami keluarga ini menimbulkan cacat yang tak mudah dilupakan.
"Median sekeluarga sudah pulang ke rumah Senin (6/2/2012). Median memilih rawat jalan saja. Luka-luka di tubuh anak dan istri Median menimbulkan bekas yang sangat jelas. Mengenai biaya perawatan di rumah sakit (RS Alma Sungailiat) sejak sepekan terakhir dibantu para teman-teman dan kerabat. Sumbangan itu cukup meringankan beban Median," kata salah satu tokoh pemuda di Belinyu, Fendi alias Aliung (37) kepada bangkapos.com, Selasa (7/2/2012) siang.
Aliung menambahkan, sepeda motor korban masih diamankan di Satlantas Polres Bangka. Sedangkan penabrak misterius yang mengendari mobil inova belum diketahui. "Kami masih berharap penabrak Median peduli. Jenguklah keluarga ini," imbau Aliung.
Penulis : ferylaskari
Editor : ismed
Sumber : bangkapos.com
Rekomendasi Facebook
