Usai Nonton Film Porno ABG Cabuli Bocah 9 Tahun
Bangkapos.com - Selasa, 14 Februari 2012 21:58 WIB
Share |
Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri

BANGKAPOS.COM
, BANGKA -- Karena pengaruh tontonan film porno di handphone,  MA (16) warga Dusun Magelang Desa Lubuk Pabrik
Tega mencabuli sebut saja Mawar (9) yang terbilang masih tetangga pelaku.

Peristiwa pencabulan diketahui keluarga korban, ketika Mawar yang masih berstatus sekolah dasar di Lubuk  pulang kerumahnya. Usai dari rumah pelaku, Kamis (9/2/2012) lalu sekitar pukul 12.00 WIB.

Saat itu, Mawar mengeluhkan sakit di kemaluannya ketika buang air kecil.
Curiga melihat kondisi anaknya. Kemudian ibu korban mempertanyakan apa penyebab sakitnya. Namun Mawar saat itu, diam dan tidak mengucapkan apa-apa.

Setelah dipaksa, akhirnya Mawar mengakui bahwa kemaluannya di masuki jari oleh MA. Mendengar cerita tersebut, bak disambar petir. Tidak terima anaknya diperlakukan tidak senonoh. Ibunda Mawar berserta kerabatnya mendatangi rumah pelaku.

Beruntung sebelum terjadi hakim massa. Pelaku diamankan oleh Kepala Dusung Magelang. Yang kemudian bersama Kades membawa pelaku ke Polsek Lubuk Besar. Kemudian, ibu Mawar, Jumat ( 10/2/2012) mendatangi Polsek Lubuk untuk melaporkan perbuatan pelaku.

Sementara itu, pelaku di hadapan penyidik mengakui perbuatannya terhadap Mawar lantaran terpengaruh oleh film porno yang  ditontonnya di handphone secara berjamaah dengan rekannya.  Lantas tak tahan menahan nafsu, akhirnya MA melampiaskan nafsu kepada Mawar. 

"Pelaku mengaku  kalau dirinya melakukan itu, alasannya karena dipengaruhi oleh film porno yang ditonton bareng sama temannya di HP," ujar Kapolsek, Iptu Dhany Andika seizin Kapolres Bateng, AKBP M Setyobudi, Selasa (14/2/2012).

Saat ini, lanjut Kapolsek, pelaku serta barang bukti berupa celana dalam korban. Sudah diamankan di Polsek Lubuk Besar. Atas tindakanya, pelaku akan dikenakan UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak pasal 81 subsider pasal 82. Dengan ancaman, maksimal 15 tahun penjara.
 
"Kita juga mengimbau kepada masyarakat, supaya melakukan pengawasan terhadap anak-anak. Terutama pendidikan. Apalagi sekarang ini, zaman teknologi sudah canggih," imbuhnya.

Penulis : zulkodri
Editor : ismed
Sumber : bangkapos.com


Rekomendasi Facebook