Demonstran dan Polisi Saling Dorong
Terjadi kericuhan antara polisi dan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat untuk Duduki Cikeas
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Terjadi kericuhan antara polisi dan massa yang tergabung dalam Gerakan Rakyat untuk Duduki Cikeas (Geruduc 2). Kericuhan dipicu oleh peserta aksi Geruduc tidak diperbolehkan melakukan aksi ke Cikeas yang sedang berkumpul di depan Tugu Proklamasi, Rabu (15/2/2012).
"Kami punya hak untuk suarakan keluhan kami! Kenapa harus ditahan?" keluh Koordinator lapangan Geruduc 2, Yosef Sampurnanggarang bertanya kepada pihak kepolisian.
Usai berdebat dengan peserta aksi, terjadi dorong-dorongan dan adu mulut antara polisi dan Yosef serta rekannya yang menemani. Yosef sempat ditarik oleh seorang petugas kepolisian yang memicu kericuhan, namun polisi mampu meredam.
"Kalian harus memiliki surat izin melakukan aksi," kata petugas kepolisian menjawab pertanyaan peserta aksi.
Diketahui, puluhan orang yang tergabung dalam Geruduc 2 berencana untuk melakukan aksi di Puri Cikeas, kediaman Presiden SBY. Mereka menilai selama ini tidak mendengarkan suara rakyat yang menderita di depan Istana Negara.