Rabu, 1 Juli 2015

Banyak Instalasi Listrik tak Standar

Kamis, 16 Februari 2012 09:30

Banyak Instalasi Listrik tak Standar
www.instalasilistrikrumah.com
Ilustrasi

Komite Nasional Keselamatan untuk Instalasi Listrik (Konsuil) Babel saat melakukan survei sekaligus mengambil sampel listrik sambungan baru PLN di rumah-rumah warga Desa Kundi, Air Menduyung dan Bukit Terak, Bangka Barat belum lama ini menemukan setidaknya ada 55 rumah yang instalasi listriknya tidak standar.

“Dari hasil pemeriksaan Badan Konsuil bahwa instalasi listrik yang ditemukan tidak layak operasi itu karena tidak memiliki kabel grounding stop kontak. Ada juga elektroda pembumiannya kurang dalam,” ungkap Kepala Wilayah Badan Pelaksana Konsuil Bangka Belitung Yanuardi kepada Bangka Pos Group, Kamis (9/2).

Temuan lainnya, pemakaian MCB yang tidak ber-SNI (Standar Nasional Indonesia), kabel instalasi yang perwarnaannya  tidak sesuai dengan standar Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2000, serta penggunaan kabel pertanahan hanya pada satu titik kotak kontak.
Temuan ini sebenarnya bukan hal baru di masyarakat.

Tidak sedikit warga mengeluh setelah melihat kabel listrik PLN yang baru dipasang di rumahnya ternyata ukurannya tidak memenuhi syarat atau standar operasi. Hanya saja, konsumen umumnya enggan melapor karena berbagai alasan, salah satunya takut aliran listrik ke rumahnya putus, atau ada pula yang sama sekali tidak tahu harus melapor ke mana.

Konsumen juga tidak mengetahui apakah instalasi di rumah mereka sudah ada Jaminan Instalasi Listrik (JIL) atau tidak, karena umumnya mereka tidak memegang berkas JIL tersebut.

Konsuil Babel sendiri baru dibentuk sekitar satu tahun lalu.  Yanuardi mengakui memasuki usianya satu tahun pada 10 Februari 2012, BP Konsuil Babel belum satu pun menerbitkan SLO untuk instalasi rumah konsumen tegangan rendah. Padahal PT PLN telah mengaliri listrik tegangan rendah lebih dari 100.000 sambungan baru ke konsumen di daerah ini.

Konsuil baru mengeluarkan SLO untuk instansi seperti BCA, 2 unit rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) terdiri dari sekitar 200 pintu di Ketapang Pangkalbalam, serta RS Medika Stania Sungailiat.
Kondisi berbeda terjadi di Ke¬pulauan Riau dan Nusa Tenggara Barat. Meski BP Konsuil di daerah itu baru dilantik beberapa bulan lalu, tapi sudah ribuan instalasi yang diperiksa. Ini mendapat dukungan dari PLN Wilayah setempat.

Halaman1234
Editor: suhendri
Sumber: bangkapos.com
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas