Swiss Buat Satelit Pembersih Sampah Angkasa Luar
Bangkapos.com - Kamis, 16 Februari 2012 10:06 WIB

SSSL
Berita Terkait
- Ponsel Dody dan Yusuf tak Aktif Saat Ditelpon
- Landasan Depati Amir Baru Beroperasi 2.000 Meter
- Tim Merpati Kembali Lakukan Survei di Bandara Depati…
- Pahatan Wajah Manusia di Angkasa
- Pesawat Progress M-14M Diluncurkan ke ISS
- Pengunjung Bandara Disambut Barongsai
- Beltim Kelebihan Guru TK
- TK Angkasa Kunjungi Helikopter Colibri
- Bola Misterius Itu Diduga Tangki Hidrozine
- 5 Maret 2012, Siapkan Mata dan Teleskop...
BANGKAPOS.COM, GENEVA — Swiss, negara kecil di Eropa, berniat membuat satelit yang akan bertugas membersihkan beraneka sampah yang kini bertebaran di angkasa luar.
Satelit bernilai 10 juta franc atau 11 juta dollar AS (sekitar Rp 100 miliar) yang diberi nama CleanSpaceOne, sebuah prototipe bagi keluarga satelit, akan dibuat oleh Pusat Angkasa Luar Swiss di Institut Federal Swiss untuk Teknologi di Lausane.
Pihak Pusat Angkasa Luar Swiss menuturkan, satelit pembersih ini akan diluncurkan dalam tiga atau lima tahun kemudian dengan tugas utama membersihkan dua sampah sisa satelit Swiss yang diluncurkan pada tahun 2009 dan tahun 2010.
Badan Angkasa Luar AS, NASA, mengatakan, saat ini terdapat lebih dari 500.000 sampah di angkasa luar, seperti roket, serpihan satelit, dan berbagai reruntuhan lainnya yang berada di orbit Bumi. Sampah-sampah ini cukup banyak dan besar untuk merusak sebuah satelit atau pesawat angkasa luar.
Satelit bernilai 10 juta franc atau 11 juta dollar AS (sekitar Rp 100 miliar) yang diberi nama CleanSpaceOne, sebuah prototipe bagi keluarga satelit, akan dibuat oleh Pusat Angkasa Luar Swiss di Institut Federal Swiss untuk Teknologi di Lausane.
Pihak Pusat Angkasa Luar Swiss menuturkan, satelit pembersih ini akan diluncurkan dalam tiga atau lima tahun kemudian dengan tugas utama membersihkan dua sampah sisa satelit Swiss yang diluncurkan pada tahun 2009 dan tahun 2010.
Badan Angkasa Luar AS, NASA, mengatakan, saat ini terdapat lebih dari 500.000 sampah di angkasa luar, seperti roket, serpihan satelit, dan berbagai reruntuhan lainnya yang berada di orbit Bumi. Sampah-sampah ini cukup banyak dan besar untuk merusak sebuah satelit atau pesawat angkasa luar.
Editor : suhendri
Sumber : Kompas.com
Rekomendasi Facebook
