Tabrakan Bus vs Truk, Delapan Anak Tewas
Bangkapos.com - Jumat, 17 Februari 2012 17:12 WIB
Berita Terkait
- Selamat Jalan Anakku Femi
- Tangis dan Doa untuk Femi
- Yogi Ketakutan Waktu Baca Tribunnews.com
- Dewi Sejak SD Ingin Jadi Pramugari
- Saya Berharap Ada Mujizat dari Allah
- Tim Evakuasi Korban Sukhoi Waspada Bakteri
- Jasad Aditya di Dekat Perempuan Berambut Pirang
- Jasad Wartawan Trans TV Korban Sukhoi Ditemukan
- Parasut Itu Ada, Kenapa Laporan Anggota Kopassus Dibantah?
- Agum Gumelar: Jangan Simpulkan Sendiri Masalah Sukhoi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto
BANGKAPOS.COM - Sedikitnya delapan orang anak kecil meninggal dunia dalam tabrakan fatal antara bus sekolah dengan truk di wilayah Tepi Barat, Kamis (16/2/2012), waktu setempat.
Menurut kepolisian Israel, kedelapan anak itu berkewarganegaraan Palestina, di mana mereka di antara 50 orang anak sekolah, yang menumpang di dalam bus tersebut. Di antara penumpang bus juga didapati bocah yang masih berusia 5 tahun.
Kepolisian Israel mengatakan bus tersebut sedang membawa sekitar 50 anak dan beberapa di antara mereka masih berusia lima tahun. Tabrakan antar 'monster jalanan' itu juga mengakibatkan sekitar 30 anak lainnya terluka, seluruh korban luka, menurut pemberitaan BBC, sudah mendapat perawatan di rumah sakit.
Diperkirakan jumlah korban tewas akan bertambah, seiring banyak korban yang menderita luka bakar.
Menurut kepolisian, sebelum terlibat dalam kecelakaan maut, bus sekolah tersebut tengah menuju ke Kota Ramallah dari sebuah sekolah di Anata, Tepi Barat. Namun tiba-tiba sebuah truk menyeruduk bus tersebut. Diduga supir truk yang merupakan keturunan Israel-Arab. kehilangan kendali atas truknya akibat jalanan licin karena hujan lebat.
Atas insiden itu, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, sudah menetapkan masa berduka selama tiga hari dengan pengibaran bendera setengah tiang. Sementara Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga mengungkapkan kesedihan atas insiden tersebut.
BANGKAPOS.COM - Sedikitnya delapan orang anak kecil meninggal dunia dalam tabrakan fatal antara bus sekolah dengan truk di wilayah Tepi Barat, Kamis (16/2/2012), waktu setempat.
Menurut kepolisian Israel, kedelapan anak itu berkewarganegaraan Palestina, di mana mereka di antara 50 orang anak sekolah, yang menumpang di dalam bus tersebut. Di antara penumpang bus juga didapati bocah yang masih berusia 5 tahun.
Kepolisian Israel mengatakan bus tersebut sedang membawa sekitar 50 anak dan beberapa di antara mereka masih berusia lima tahun. Tabrakan antar 'monster jalanan' itu juga mengakibatkan sekitar 30 anak lainnya terluka, seluruh korban luka, menurut pemberitaan BBC, sudah mendapat perawatan di rumah sakit.
Diperkirakan jumlah korban tewas akan bertambah, seiring banyak korban yang menderita luka bakar.
Menurut kepolisian, sebelum terlibat dalam kecelakaan maut, bus sekolah tersebut tengah menuju ke Kota Ramallah dari sebuah sekolah di Anata, Tepi Barat. Namun tiba-tiba sebuah truk menyeruduk bus tersebut. Diduga supir truk yang merupakan keturunan Israel-Arab. kehilangan kendali atas truknya akibat jalanan licin karena hujan lebat.
Atas insiden itu, Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, sudah menetapkan masa berduka selama tiga hari dengan pengibaran bendera setengah tiang. Sementara Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, juga mengungkapkan kesedihan atas insiden tersebut.
Editor : suhendri
Sumber : Tribunnews
Rekomendasi Facebook
