Home » Lokal » Bangka
Gun Ganti Warna Sepeda Motor Korban Sebelum Dijual
Bangkapos.com - Senin, 20 Februari 2012 21:07 WIB
Share |
Laporan Wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM
, BANGKA - Tersangka Gun yang diduga melakukan pembunuhan terhadap Frendi (15), warga lingkungan jalan Batin Tikal, Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali, pada Sabtu (4/2/2012), ternyata tidak menjual sepeda motor merek Mio Soul milik korban. Tetapi, tersangka juga sempat mengubah warna asli motor milik korban.

Kasat reskrim Polres Bangka AKP Wedy Mahadi seizin Kapolres Bangka AKBP Pipit Rismanto mengatakan, tersangka sempat merubah sepeda motor milik korban merek Mio Soul yang semula berwarna putih, diubah menjadi warna hitam.

Tak hanya itu saja, tersangka juga merubah kondisi fisik sepeda motor milik korban sebelum dijual kepada rekannya FR (20) warga kota Sungailiat seharga Rp 2 juta.

"Selain warna yang diubah, kondisi penampilan fisik sepeda motor milik korban dirombak guna menutup-nutupi kasusnya," kata Wedy.

Seperti yang dilansir bangkapos.com, kejadian itu terjadi pada Sabtu  (4/2/2012), korban bernama Frendi sempat berduel dengan Gun (tersangka --) di lokasi yang tak jauh dari tempat ditemukanya jasad korban, di kolong eks tambang kawasan gang Singkep Air Ruai Pemali.

"Saat kejadian itu korban sempat duel dengan tersangka. Dan dalam duel sengit tersebut keduanya menggunakan tangan kosong. Saat duel itu, korban dikalahkan oleh tersangka, bahkan keduanya sempat kecebur di dalam kolong tempat ditemukanya jasad korban," kata Wedy Mahadi.

Wedy mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka, korban yang diduga kalah dalam perkelahian tersebut, korban pun sempat tak sadarkan diri pada Sabtu (4/2/2012) malam. Melihat hal itu, tersangka menenggelamkan korban  di dalam kolong eks tambang tersebut, dengan kondisi tangan dan kaki terikat oleh seutas tali plastik termasuk leher korban pun diikat menggunakan sobekan baju milik korban sendiri yang dilakukan oleh tersangka.

"Dalam kondisi tak berdaya itulah, korban diduga langsung dibenamkan ke dalam kolong dengan kondisi tangan, kaki dan leher korban diikat dengan baju korban yang sudah disobek pelaku dan diberi pemberat pasir," jelasnya.

Penulis : ryan augusta
Editor : asmadi
Sumber : bangkapos.com


Rekomendasi Facebook