Wedy: Pembunuhan Frendi Terbilang Kejam dan Sadis
Bangkapos.com - Senin, 20 Februari 2012 18:43 WIB
Berita Terkait
- Tim SAR Rusia Kurangi Personel di TKP
- Cewek Pub Tewas Ditikam Tamunya
- Wanita Penghibur Dihabisi Tamunya
- Dodi Tewas Diamuk Massa
- Polisi Selidiki Pembunuh Rena
- Gembong Curanmor Lintas Daerah Didor
- Sadis, Setelah Dipukul Anak Digantung
- Oknum Polisi dan Wartawan Dilaporkan
- Perempuan Cantik Dibunuh Usai Menikah
- Penyerangan Mapolsek Berbuntut
Laporan Wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasat reskrim Polres Bangka AKP Wedy Mahadi seizin Kapolres Bangka AKBP Pipit Rismanto mengatakan, pembunuhan terhadap Frendi (15), warga lingkungan jalan Batin Tikal, Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali, yang diduga dilakukan oleh Gun terbilang cukup kejam dan sadis.
"Kita menganggap kasus ini tergolong sadis yang dilakukan oleh tersangka (Gun--red) dibanding kasus serupa sebelumnya seperti kejadian tewasnya seorang salesman di dusun Cengal desa Merawang beberapa waktu yang sempat menjadi perhatian publik," ungkap Wedy dihadapan sejumlah wartawan senin (20/2/2012) siang di mapolres Bangka.
Dikatakannya, sebelum terjadinya pembunuhan keduanya sempat minum-minuman keras, dan karena dibawah pengaruh minuman keras keduanya terlibat perkelahian hingga menewaskan Frendi (15) pada Sabtu (4/2/2012). Tewasnya korban diduga juga karena ditenggelamkan oleh tersangka.
"Kasus ini kita anggap kejam dan sadis. Mayat korban baru ditemukan pada Sabtu (11/2/2012)," ucapnya.
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kasat reskrim Polres Bangka AKP Wedy Mahadi seizin Kapolres Bangka AKBP Pipit Rismanto mengatakan, pembunuhan terhadap Frendi (15), warga lingkungan jalan Batin Tikal, Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali, yang diduga dilakukan oleh Gun terbilang cukup kejam dan sadis.
"Kita menganggap kasus ini tergolong sadis yang dilakukan oleh tersangka (Gun--red) dibanding kasus serupa sebelumnya seperti kejadian tewasnya seorang salesman di dusun Cengal desa Merawang beberapa waktu yang sempat menjadi perhatian publik," ungkap Wedy dihadapan sejumlah wartawan senin (20/2/2012) siang di mapolres Bangka.
Dikatakannya, sebelum terjadinya pembunuhan keduanya sempat minum-minuman keras, dan karena dibawah pengaruh minuman keras keduanya terlibat perkelahian hingga menewaskan Frendi (15) pada Sabtu (4/2/2012). Tewasnya korban diduga juga karena ditenggelamkan oleh tersangka.
"Kasus ini kita anggap kejam dan sadis. Mayat korban baru ditemukan pada Sabtu (11/2/2012)," ucapnya.
Penulis : ryan augusta
Editor : asmadi
Sumber : bangkapos.com
Rekomendasi Facebook
