Ine Febrianti Pernah 'Dilempar' Asbak Sang Sutradara di Teater Koma
Bangkapos.com - Rabu, 22 Februari 2012 16:16 WIB

googleimage
Ine Febrianti
Berita Terkait
- Survei: Partisipasi Pemilih Semu
- The Bee Gees 'Kehilangan' Robin Gibb
- Didemo, Lady Gaga Tetap Nekat
- Malam Ini, KD Janji Hadiri Resepsi
- J Lo Artis Paling Berpengaruh
- Peterpan Dikabarkan Ganti Nama
- Laras: Duta Wisata tak Sebatas Cantik!
- Teman Dekat Syahrini itu Orang Bogor
- Ashanty Kagumi Almarhum Ayahnya
- Gelisah Sepanjang Malam
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pernah berperan dalam salah satu pertunjukan Teater Koma tahun 2000 silam tidak pernah terlupakan Ine Febrianti. Betapa tidak, saat itu tanpa sengaja Ine dilempar asbak yang dilakukan sutradaranya, N Riantiarno.
"Itu yang membuat aku berkesan. Itu menarik sekali, dari situ belajar mental," ungkap Ine Febrianti saat peringatan HUT Teater Koma ke-35 di Jakarta, Rabu (22/2/2012).
Saat itu entah kenapa Ine tidak fokus untuk latihan, mainnya pun jelek. Awalnya Riantiarno tidak marah, namun justru anak lain yang kebetulan bermain HP dengan suara keras sehingga membuat sang sutradar jengkel dan lemparan asbak itu mengenai Ine.
Namun pengalaman ini membuatnya shock sampai meninggalkan latihan. Namun setelah 10 menit kembali latihan.
Ine mengaku rindu untuk kembali ke panggung, rindu lagi masuk Teater Koma. "Setelah Teater Koma aku sempat ke Jepang untuk beberapa kali pentas. Ada semangat di pembelajaran di Teater Koma," ungkapnya.
Di samping ia juga mendapatkan pelajaran yakni manajemen panggung yang belum pernah dapat sebelumnya.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pernah berperan dalam salah satu pertunjukan Teater Koma tahun 2000 silam tidak pernah terlupakan Ine Febrianti. Betapa tidak, saat itu tanpa sengaja Ine dilempar asbak yang dilakukan sutradaranya, N Riantiarno.
"Itu yang membuat aku berkesan. Itu menarik sekali, dari situ belajar mental," ungkap Ine Febrianti saat peringatan HUT Teater Koma ke-35 di Jakarta, Rabu (22/2/2012).
Saat itu entah kenapa Ine tidak fokus untuk latihan, mainnya pun jelek. Awalnya Riantiarno tidak marah, namun justru anak lain yang kebetulan bermain HP dengan suara keras sehingga membuat sang sutradar jengkel dan lemparan asbak itu mengenai Ine.
Namun pengalaman ini membuatnya shock sampai meninggalkan latihan. Namun setelah 10 menit kembali latihan.
Ine mengaku rindu untuk kembali ke panggung, rindu lagi masuk Teater Koma. "Setelah Teater Koma aku sempat ke Jepang untuk beberapa kali pentas. Ada semangat di pembelajaran di Teater Koma," ungkapnya.
Di samping ia juga mendapatkan pelajaran yakni manajemen panggung yang belum pernah dapat sebelumnya.
Editor : asmadi
Sumber : Tribunnews
Rekomendasi Facebook
