Rabu, 10 Juni 2026

Menristek: Pembangunan PLTN Diusulkan di Babel dan Kalsel

Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta menegaskan, pemerintah tetap

Tayang:
Editor: suhendri
zoom-inlihat foto Menristek: Pembangunan PLTN Diusulkan di Babel dan Kalsel
BBC
Inggris akan membangun delapan reaktor nuklir baru pada 2025 mendatang.
BANGKAPOS.COM, LEBAK - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta menegaskan, pemerintah tetap ingin membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) untuk kebutuhan sumber energi.

Gusti mengatakan, pemerintah saat ini sudah siap mengembangkan. Apabila masyarakat bersedia dan bisa menerima pembangunan PLTN, maka pemerintah akan merealisasikannya.

Pengembangan PLTN, kata Gusti, merupakan jawaban atas krisis sumber bahan bakar minyak. Ia mengatakan, 109 tahun lagi, sumber daya untuk mendukung produksi bahan bakar minyak akan habis.

Gusti menuturkan bahwa saat ini pemerintah sedang berupaya melakukan sosialisasi tentang PLTN. Targetnya, masyarakat menyadari manfaat tenaga nuklir. "Jika masyarakat siap maka kita siap membangun pabrik listrik tenaga nuklir," kata Gusti dalam pertemuan di Lebak, Jawa Barat, Rabu (22/2/2012).

Gusti mengatakan, dua lokasi yang diusulkan sebagai tempat pembangunan PLTN adalah Bangka Belitung (Babel) dan Kalimantan Selatan (Kalsel). Kedua lokasi tersebut dinilai cocok.

Menristek mengingatkan bahwa manfaat teknologi nuklir tidak hanya untuk sumber energi. Teknologi nuklir juga bisa dikembangkan untuk mendukung ketahanan pangan.

Salah satu yang telah dilakukan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) adalah pengembangan padi unggul tahan hama, umur pendek, rasa enak dan produksi tinggi. Selain itu, teknologi nuklir juga bermanfaat dalam bidang kedokteran, terutama mendukung diagnosa penyakit.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved