Bunga Langka Mekar di Bengkulu
Bangkapos.com - Kamis, 23 Februari 2012 00:50 WIB

KOMPAS/ANTONY LEE
Pengunjung Kebun Raya Bogor di Kota Bogor, Jawa Barat, mengabadikan bunga bangkai (Amorphophallus titanum) yang mekar sempurna, Rabu (30/11/2011). Selama sepekan mendatang masyarakat berkesempatan menyaksikan mekarnya bunga langka itu. Kompas/Antony Lee (GAL)
BANGKAPOS.COM, BENGKULU - Satu bunga bangkai (Amorphopallus titanum) mekar sempurna di lokasi penangkaran milik warga Desa Tebat Monok Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, Rabu (22/2/2012).
"Kami menemukan kelopak bunga sudah mulai membuka dan diperkirakan mekar selama tujuh hari ke depan," kata Holidin, pemilik lokasi penangkaran yang berada di lereng Hutan Lindung Bukit Daun saat dihubungi dari Bengkulu.
Sejak diumumkan mekar, bunga langka yang menebar bau kurang sedap itu langsung menarik perhatian warga pengguna jalan lintas Kota Bengkulu-Kepahiang. Lokasi penangkaran hanya berjarak 70 meter dari badan jalan utama sehingga pengunjung dapat menjangkau tempat itu dengan mudah.
"Kami menyediakan kotak sumbangan bagi pengunjung, untuk biaya perawatan lokasi penangkaran ini," tambahnya.
Holidin mengatakan sudah menanam lebih 400 batang bunga bangkai di lokasi penangkaran seluas tiga hektare tersebut. Sejak ditanam pada 2003, sebanyak 25 bunga bangkai sudah berhasil mekar di lokasi penangkaran milik keluarga itu.
Selain jenis titanum, terdapat tiga jenis bunga bangkai yang dibudidayakan di lokasi itu, yakni jenis gigas, variabilis, dan phaeonifolius.
"Kami menemukan kelopak bunga sudah mulai membuka dan diperkirakan mekar selama tujuh hari ke depan," kata Holidin, pemilik lokasi penangkaran yang berada di lereng Hutan Lindung Bukit Daun saat dihubungi dari Bengkulu.
Sejak diumumkan mekar, bunga langka yang menebar bau kurang sedap itu langsung menarik perhatian warga pengguna jalan lintas Kota Bengkulu-Kepahiang. Lokasi penangkaran hanya berjarak 70 meter dari badan jalan utama sehingga pengunjung dapat menjangkau tempat itu dengan mudah.
"Kami menyediakan kotak sumbangan bagi pengunjung, untuk biaya perawatan lokasi penangkaran ini," tambahnya.
Holidin mengatakan sudah menanam lebih 400 batang bunga bangkai di lokasi penangkaran seluas tiga hektare tersebut. Sejak ditanam pada 2003, sebanyak 25 bunga bangkai sudah berhasil mekar di lokasi penangkaran milik keluarga itu.
Selain jenis titanum, terdapat tiga jenis bunga bangkai yang dibudidayakan di lokasi itu, yakni jenis gigas, variabilis, dan phaeonifolius.
Editor : suhendri
Sumber : Kompas.com
Rekomendasi Facebook
