Calon Ibu Nekat Minum Racun Rumput
Bangkapos.com - Kamis, 23 Februari 2012 00:54 WIB

Tribunnews.com
Ilustrasi racun
Berita Terkait
- Sang Ayah Histeris Melihat Anaknya Tewas Gantung Diri
- Bekas Bos Mafia Gagal Bunuh Diri di Penjara Italia
- Wanita Muda Mau Tabrakkan Diri ke Mobil Melintas
- Bujang Tua Tewas Tergantung di Ruang Tamu
- Banyak Pemuda Jepang Ingin Bunuh Diri Karena Kesepian
- Dedi: Saya Lihat Ibu Itu Melayang dan Jatuh ke Aspal
- Honorer Dinas Cipta Karya Gantung Diri
- Suami Tak Pulang, Helen Coba Bunuh Diri
- Luka Parah, Subiartini Tewas
- Pasien Sakit Jiwa Terjun dari Lantai 5 Rumah Sakit
Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Refli Permana
BANGKAPOS.COM, PALEMBANG - Entah apa yang diributkan Endah (23) dengan suaminya, sehingga warga Desa Jalur 9 Banyuasin ini nekat minum racun rumput. Padahal, ibu muda ini sedang mengandung anak pertamanya.
“Saya sudah sering ribut dengan suami. Namun, keributan kami yang terakhir benar-benar sudah menghilangkan kesadaran saya. Sebab itu saya nekat meneguk racun rumput,” ujar Endah yang enggan menyebutkan secara jelas apa permasalahan yang sering diributkan dirinya dengan suaminya, Suyitno, Rabu (22/2/2012).
Saking emosinya, Endah lupa kalau sedang mengandung. Kandunganya yang sudah berusia enam bulan tersebut bakal menjadi buah hatinya yang pertama.
“Saya waktu itu benar-benar lupa kalau sedang mengandung. Mungkin niat untuk bunuh diri bisa batal kalau saja saya ingat saya sedang mengandung enam bulan,” ujarnya sambil menangis.
Sementara Suyitno, mengatakan, ia adu mulut hebat dengan sang istri dan kemudian mengalah dengan memilih keluar rumah. “Saya keluar untuk mencari angin segar. Tujuannya untuk mendinginkan kepala,” ujar Suyitno yang datang membesuk istrinya yang tengah dirawat di ruang Emergency RSMH Palembang.
Saat ditinggal sendirian di rumah, niat Endah untuk bunuh diri semakin menjadi-jadi. Saat melihat cairan racun rumput yang biasa digunakan bertani, Endah langsung meneguknya. Tepat di tegukan yang keempat, ia menjerit dan tidak sadarkan diri.
“Saya langsung masuk ke dalam rumah waktu mendengar jeritannya. Saya melihat ia sudah terkapar dan pingsan. Saya juga melihat cairan racun rumput," ujar Suyitno.
Kekesalan Suyitno terhadap istrinya berubah menjadi rasa iba. Ia langsung membawa tubuh istrinya ke puskesmas terdekat. Namun, karena tidak kunjung sadarkan diri, Endah dirujuk ke ruang Emergency RSMH Palembang Rabu (22/2/2012) pukul 14.00.
“Kami sempat kesulitan mencari kendaraan. Jadi, ia dipindahkan cukup lama dari puskesmas,” ujar Suyitno.
Hingga pukul 17.00, Endah masih dirawat di ruang Emergency RSMH Palembang. Ia berharap, anak yang ada di dalam perutnya tidak mengalami sesuatu yang darurat. Ia juga berharap keributan dirinya dengan suaminya segera berakhir.
BANGKAPOS.COM, PALEMBANG - Entah apa yang diributkan Endah (23) dengan suaminya, sehingga warga Desa Jalur 9 Banyuasin ini nekat minum racun rumput. Padahal, ibu muda ini sedang mengandung anak pertamanya.
“Saya sudah sering ribut dengan suami. Namun, keributan kami yang terakhir benar-benar sudah menghilangkan kesadaran saya. Sebab itu saya nekat meneguk racun rumput,” ujar Endah yang enggan menyebutkan secara jelas apa permasalahan yang sering diributkan dirinya dengan suaminya, Suyitno, Rabu (22/2/2012).
Saking emosinya, Endah lupa kalau sedang mengandung. Kandunganya yang sudah berusia enam bulan tersebut bakal menjadi buah hatinya yang pertama.
“Saya waktu itu benar-benar lupa kalau sedang mengandung. Mungkin niat untuk bunuh diri bisa batal kalau saja saya ingat saya sedang mengandung enam bulan,” ujarnya sambil menangis.
Sementara Suyitno, mengatakan, ia adu mulut hebat dengan sang istri dan kemudian mengalah dengan memilih keluar rumah. “Saya keluar untuk mencari angin segar. Tujuannya untuk mendinginkan kepala,” ujar Suyitno yang datang membesuk istrinya yang tengah dirawat di ruang Emergency RSMH Palembang.
Saat ditinggal sendirian di rumah, niat Endah untuk bunuh diri semakin menjadi-jadi. Saat melihat cairan racun rumput yang biasa digunakan bertani, Endah langsung meneguknya. Tepat di tegukan yang keempat, ia menjerit dan tidak sadarkan diri.
“Saya langsung masuk ke dalam rumah waktu mendengar jeritannya. Saya melihat ia sudah terkapar dan pingsan. Saya juga melihat cairan racun rumput," ujar Suyitno.
Kekesalan Suyitno terhadap istrinya berubah menjadi rasa iba. Ia langsung membawa tubuh istrinya ke puskesmas terdekat. Namun, karena tidak kunjung sadarkan diri, Endah dirujuk ke ruang Emergency RSMH Palembang Rabu (22/2/2012) pukul 14.00.
“Kami sempat kesulitan mencari kendaraan. Jadi, ia dipindahkan cukup lama dari puskesmas,” ujar Suyitno.
Hingga pukul 17.00, Endah masih dirawat di ruang Emergency RSMH Palembang. Ia berharap, anak yang ada di dalam perutnya tidak mengalami sesuatu yang darurat. Ia juga berharap keributan dirinya dengan suaminya segera berakhir.
Editor : suhendri
Rekomendasi Facebook
