A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Baru Dua Bulan, Indah Sudah Mahir 'Menggoyang Wajan' - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Bangka Pos

Baru Dua Bulan, Indah Sudah Mahir 'Menggoyang Wajan'

Minggu, 4 Maret 2012 00:18 WIB
Baru Dua Bulan, Indah Sudah Mahir 'Menggoyang Wajan'
bangkapos.com/rusmiadi
Indah ditemani seorang perempuan satu kampunh denganya, sedang melimbang untuk mendapatkan bijih timah, di lokasi pembangan timah di Desa Sukamandi Kecamatan Damar, Sabtu (4/3/2012).
Laporan Wartawan Bangka Pos, Rusmiadi

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Indah (20) pendatang asal Gunung Kidul, Jawa Tengah, begitu lincah menggoyang wajan atau kuali dengan kedua tangannya, di atas air permukaan air yang mengalir untuk mencari bijih timah, di lokasi penambangan timah di Desa Sukamandi, Kecamatan Damar, Sabtu (4/3/2012).

Ia saat itu ditemani seorang perempuan satu kampung halaman dengannya. Dengan mengenakan celana panjang, baju kaos lengan panjang, serta topi, nampak sudah basah kuyup, karena air selama melimbang timah.

Permukaan telapak tangan dan jarinya pun jadi keriput. Demi mendapatkan bijih timah dengan cara melimbang ini.

Indah yang baru dua bulan di Pulau Belitung, tinggal bersama bapak dan saudaranya di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit ini, nampak mulai mahir melimbang timah. Meski baru sekitar tiga minggu belakangan ini, secara rutin melimbang timah, pergi bersama tetangga satu kampung.

"Iya belajar pertamanya, gimana melimbang timah. Ternyata bisa juga. Kemarin dapat satu kilo lebih timah. Hari ini mungkin sama. Lumayanlah dari pada nggak ada kerjaan di rumah," ungkap lulusan SMK jurusan menjahit ini kepada bangkapos.com, Sabtu (4/3/2012).

Ia mengaku tidak masalah harus basah kuyup, serta berhari-hari dibawah terik sinar matahari untuk melimbang timah. Meskipun kadang tidak memperoleh hasil. Tapi ia tetap akan berusaha, untuk mendapatkan penghasilan,  meskipun harus melimbang timah.
Penulis: rusmiadi
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
97821 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas