Golput Karena Warga Jenuh Pemilu
Salah satu alasan warga tidak menggunakan hak pilihnya dalam Pemilukada Gubernur adalah karena diduga
Penulis: Iwan Satriawan |
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Salah
satu alasan warga tidak menggunakan hak pilihnya dalam Pemilukada
Gubernur adalah karena diduga masyarakat sudah jenuh dengan Pemilu.
Apalagi jarak antara satu Pemilukada dengan Pemilukada, khususnya di Kabupaten Bangka Selatan (Basel) ini justru waktunya berdekatan.
Demikian dikatakan Ketua komisi pemilihan umum (KPU) Bangka Selatan (Basel)
Rizal, kepada bangkapos.com, Sabtu (3/3/2012).
"2010 baru Pemilukada Bupati dan 2012 sudah Pemilukada Gubernur. Mungkin
masyarakat jenuh karena jaraknya berdekatan , sehingga banyak yang tidak memilih atau golput," ungkap Rizal.
Terkait masalah undangan terhadap pemilih, Rizal menegaskan pihaknya
bersama panitia pemungutan suara (PPS) sudah bekerja maksimal menyampaikan undangan untuk memilih
kepada pemilih yang terdaftar.
"Tapi sepertinya antusias masyarakat berkurang dibandingkan Pemilukada
Bupati. Waktu pemilihan bupati, warga yang belum terdaftar langsung
datang ke KPU menanyakannya. Kali ini di Pemilukada Gubernur sepi-sepi
saja. Mungkin mereka menganggap kurang pengaruhnya bagi kehidupan
mereka," imbuh Rizal.