• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 17 September 2014
Bangka Pos

Situasi di Suriah Sangat Memilukan

Rabu, 7 Maret 2012 16:36 WIB
Situasi di Suriah Sangat Memilukan
net
Barack Obama
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Samuel Febriyanto

TRIBUNNEWS.COM
- Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama, merasa situasi di Suriah sangatlah memilukan, dan menilai Presiden Bashar al-Assad, akan jatuh, cepat atau lambat.

Namun ia tidak setuju penggunaan kekuatan bersenjata untuk menggulingkan Bashar, seperti yang dilakukan oleh AS terhadap Presiden Libya, Muammar Kadhafi.

Menurutnya, situasi yang terjadi di Suriah, tidak sama dengan Libya, dimana situasi di Libya lebih sulit, sehingga tidak dapat diterapkan.

"Gagasan untuk menyelesaikan setiap masalah adalah dengan mengirimkan militer, tidak diketahui kebenarannya dimasa lalu dan tidak benar untuk saat ini. Kami harus berpikir keras bahwa kami lakukan akan efektif, tetapi juga melalui kepentingan keamanan AS," ujar Obama, dalam konfrensi persnya yang pertamakali di tahun 2012, seperti dikutip dari BBC, Rabu (7/3/2012).

Pernyataan Obama itu, seakan-akan menjawab seruan senator AS, John McCain, di hari Senin, bahwa diperlukan bantuan AS untuk membantu para rakyat Suriah, dengan melakukan serangan udara terhadap pasukan Suriah.

Sementara itu perkembangan terakhir konflik berdarah di Suriah, dilaporkan tindakan represif yang dilakukan oleh pihak berwenang Suriah terhadap masyarakat Suriah yang meninginkan mundurnya Presiden Bashar, terus terjadi.

Pasukan keamanan Suriah melanjutkan serangan di kota-kota yang menjadi basis pemberontak, Selasa (6/3/2012), seperti disampaikan oleh aktivis. Komite Koordinasi Lokal LCC, sebuah jaringan aktivis Suriah, mengatakan 35 orang tewas oleh pasukan keamanan di seluruh Suriah di hari Selasa.

Dua puluh orang tewas di Homs, termasuk 13 orang dari dua keluarga, yang diduga meninggal akibat serangan pisau oleh personel pasukan keamanan dan milisi pro pemerintah di distrik Baba Amr.

Menurut data PBB, lebih dari 7.500 orang tewas akibat kekerasan di Suriah selama 12 tahun terakhir. (bbc)
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
98352 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas