Kamis, 11 Juni 2026

Wartawan Riau Tabuh Drum 12 Jam Non Stop

Wartawan menulis, itu memang profesinya. Namun kalau ada wartawan unjuk kebolehan dalam dunia musik

Tayang:
zoom-inlihat foto Wartawan Riau Tabuh Drum 12 Jam Non Stop
Kompas/Syahnan Rangkuti
Wartawan Riau, Indra Wedhaswara (59), menabuh drum nonstop yang direncanakan selama 12 jam, Sabtu siang hingga Mingu (18/3/2012) dini hari nanti.
BANGKAPOS.COM, PEKANBARU - Wartawan menulis, itu memang profesinya. Namun kalau ada wartawan unjuk kebolehan dalam dunia musik, tentu ada nilai lebihnya.  

Indra Wedhaswara (59) adalah wartawan dari Media Riau, Pekanbaru. Ia mempertontonkan kemampuannya, menabuh drum dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2012 di Halaman Kantor PWI Riau, hari Sabtu (17/3/2012) mulai pukul 13.00. Rencananya, aksi Indra itu baru berakhir pukul 01.00 WIB hari Minggu dini hari nanti.

Meski tidak lagi muda, Indra yang sehari-hari menjadi redaktur untuk mengisi halaman nasional pada harian lokal itu, cukup mampu menyuguhkan nuansa baru dalam memperingati HPN yang biasanya hanya diisi dengan upacara seremonial.

"Pada HPN 2012 ini, kami mencoba menyuguhkan sesuatu yang baru, lain daripada yang lain. Mungkin inilah yang pertama kali di Indonesia, wartawan menabuh drum 12 jam nonstop," ujar Eddy RM, Ketua Panitia HPN Riau, di sela-sela acara.

Pemantauan menunjukkan, meski bertajuk nonstop, Indra memiliki jeda. Setelah dua jam lebih menabuh, Indra beristirahat selama sepuluh menit untuk shalat. Setelah itu, dia kembali menabuh drum.

Beda dengan acara tabuh drum yang dilakukan oleh musisi-musisi andal, dalam menjalankan aksi panggungnya Indra tidak memiliki band pengiring. Tidak ada pula penyanyi. Dia hanya mengiring lagu dari alat perekam. Praktis Indra sebenarnya bersolo karir di atas panggung.

Kemampuan Indra dalam menabuh alat musik pukul itu, juga terbilang biasa. Tidak ada aksi-aksi spektakuler layaknya Jelly Tobing, Gilang Ramadhan atau Kunto Hartono saat beraksi.

"Jangan samakan Indra dengan musisi nasional. Yang penting niatnya," ujar Eddy.

Untuk mendukung aksinya itu, Indra telah berlatih sebulan penuh sebelum hari H. "Mudah-mudahan saya mampu bertahan," kata Indra di sela-sela istirahat salat Ashar.

Kalaupun ada sesuatu yang terjadi pada Indra, Eddy tidak mau ambil risiko. Di depan kantor PWI Riau telah tersedia sebuah mobil ambulans, yang siap membawa wartawan gaek itu ke rumah sakit, kalau-kalau ada hal yang tidak diinginkan.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved