A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Heboh, Warga Pemali Temukan Sumur Timah - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 30 Juli 2014
Bangka Pos
Home » Lokal » Bangka

Heboh, Warga Pemali Temukan Sumur Timah

Senin, 19 Maret 2012 11:05 WIB
Heboh, Warga Pemali Temukan Sumur Timah
bangka.tribunnews.com
Ilustrasi melimbang pasir timah
Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM
, BANGKA -- Warga  Desa Pemali Kecamatan Pemali Kabupaten Bangka sudah satu minggu terakhir ini dihebohkan dengan penemuan sumur tua berisi puluhan ton bijih timah.

Sumur tua itu ditemukan di lokasi bekas tambang di daerah Khudem Desa Pemali.

Bijih timah yang berhasil diangkat dari sumur tua itu diperkirakan sudah lebih dari 10 ton. Uniknya bijih timah ini tidak usah ditambang dengan mesin, namun cukup diangkat pangkai sekop atau cangkul, dan langsung dimasukkan dalam karung karena kondisinya sudah bersih tak bercampur dengan pasir lainnya.

Dianto (40),  warga Air Ruway Pemali yang ditemui bangkapos.com, Senin (19/3/2012) di kebunnya di Desa Air Duren Pemali mengatakan sumur tua berisi bijih timah tersebut ditemukan sekitar satu minggu yang lalu.

"Diperkirakan sudah lebih dari 10 ton bijih timah berhasil diangkat, bijih timahnya ukuran besar-besar atau kasar," kata Dianto sambil menunjuk arah lokasi yang berada di belakang kebun dan tambang timahnya.

Ditambahkannya, akibat penemuan 'harta karun' ini warga berebutan mengumpulkan bijih timah dari sumur tersebut sehingga menimbulkan perselisihan di antara warga.

Untuk menghindari terjadinya perkelahian yang lebih besar akhirnya warga sepakat menghentikan penggalian sumur itu. Namun hari Sabtu (17/3/2012) lalu dengan penjagaan dari aparat keamanan, warga akhirnya bekerja kembali mengangkat bijih timah tersebut.

"Hari Sabtu kemarin sekitar 5 ton pasir timah berhasil diangkat, warga bekerja bersama-sama dengan pengawalan dari kepolisian," ujarnya.

Menurutnya, warga lain yang datang untuk melihat saja, juga kebagian bijih timah jatah 'reman' hingga mencapai 300 kilogram per harinya dibagi-bagi bersama.

"Menurut cerita warga jaman dulu di Pemali ini kan memang ada wasrey tempat penampungan timah jaman Belanda. Pada saat tentara Jepang masuk Bangka, orang Belanda lalu cepat-cepat membuang bijih timah yang sudah ada dalam wasrey ke dalam sumur khawatir diambil tentara Jepang. Mungkin sudah rejeki warga berhasil menemukan sumur tua itu," tukasnya.
Penulis: edwardi
Editor: suhendri
Sumber: bangkapos.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas