• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 23 Oktober 2014
Bangka Pos

Nelayan Tewas Disambar Petir

Jumat, 23 Maret 2012 09:57 WIB
Nelayan Tewas Disambar Petir
BANGKAPOS.COM/RUSMIADI
Proses evakuasi jenazah Jupri di PPI Manggar, Jumat (23/3/2012) pagi.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Rusmiadi
BANGKAPOS.COM
, BELITUNG -- Dua nelayan asal Jakarta, Jupri dan Sawo, disambar petir, saat sedang memperbaiki jaring diatas perahu, di sekitar timur laut Pulau Siadong, perairan laut Manggar. Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Kamis (22/3/2012) petang.

Jupri ditemukan sudah tak bernyawa lagi, dalam kondisi penuh dengan luka bakar, tergeletak di atas perahu. Sedangkan Sawo belum diketahui keberaaanya, karena terpelanting dan tercebur ke laut saat petir menyambar.

Perahu motor yang mereka gunakan dievakuasi perahu motor nelayan lainnya, tiba di Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Manggar, Jumat (23/3/2012) pagi. Sejumlah nelayan lainnya membawa jenazah Jupri, serta dua rekannya Hendri (20) dan Januri (42) yang selamat.

Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Belitung Timur. Sedangkan upaya pencarian terhadap Sawo masih terus belanjut.

"Korban yang belum ditemukan masih sedang dalam upaya pencarian, termasuk meminta bantuan nelayan lainnya yang sedang melaut," ungkap Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Belitung Timur, Ferizal kepada bangkapos.com, saat di PPI Manggar, Jumat (23/3/2012) pagi.

Ia mengatakan saat menerima informasi peristiwa tersebut, pihaknya menurunkan kapal patroli untuk membantu upaya pencarian korban yang tercebut ke laut.

"Sepertinya petir menyambar radio komunikasi di perahu, saat kilat datang mengenai korban yang saat itu berada di bagian belakang perahu, sedang memperbaiki jaring yang sedang mereka pasang dilaut," tutur Ferizal.
Penulis: rusmiadi
Editor: emil
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
100714 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas