Limbah Sawit Rp 500 Ribu per Truk
Bangkapos.com - Sabtu, 24 Maret 2012 11:47 WIB

bangkapos.com/dok
Nario warga Desa Air Bulin Kecamatan Kelapa memanfaatkan limbah sawit berupa janjang untuk pupuk tanaman sawitnya, Sabtu (24/3/2012).
Berita Terkait
- Hamid Bilang, Harus Dibangun Kesamaan Persepsi
- Deddy: Dusun Ibul Ume Contoh dari Dampak Sawit
- Dikelilingi Sawit, Dusun Ibul Ume "Terisolir" dari…
- KPKS Riau Sejahtera Terima Plasma Kebun Sawit
- Sawit Dua Hektar Dapat Pupuk Subsidi
- Petani Sawit Kesulitan Modal
- PT THEP-Koperasi KSM Lakukan Kerjasama Konversi Lahan…
- Warga Kimjung Tanami Sawit di Jalan
- Ada Pejabat Pemkab Kebagian Sertifikat Plasma Sawit
- Tiga Perusahaan Sawit Investasi di Pudingbesar
Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Limbah sawit yang semula berupa janjang tandan buah segar (TBS), dijual oleh perusahaan ke petani sawit, dengan harga bisa mencapai Rp 500 ribu/truk.
Limbah tersebut umumnya juga dimanfaatkan untuk pupuk tanaman sawit, di areal perkebunan sawit perusahaan.
"Tapi tidak semua pabrik CPO (crude palm oil) menjual limbah sawit berupa janjang ini ke petani. Kita beli Rp 500 ribu dari pabrik yang tidak punya kebun," kata Nario kepada bangkapos.com Sabtu (24/3/2012).
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Limbah sawit yang semula berupa janjang tandan buah segar (TBS), dijual oleh perusahaan ke petani sawit, dengan harga bisa mencapai Rp 500 ribu/truk.
Limbah tersebut umumnya juga dimanfaatkan untuk pupuk tanaman sawit, di areal perkebunan sawit perusahaan.
"Tapi tidak semua pabrik CPO (crude palm oil) menjual limbah sawit berupa janjang ini ke petani. Kita beli Rp 500 ribu dari pabrik yang tidak punya kebun," kata Nario kepada bangkapos.com Sabtu (24/3/2012).
Penulis : riyadi
Editor : ismed
Sumber : bangkapos.com
Rekomendasi Facebook
