Jumat, 31 Juli 2015

Jakarta Seperti akan Perang

Selasa, 27 Maret 2012 08:32

Jakarta Seperti akan Perang
IST
Ilustrasi

"Saya baru tiba dari Makassar kemarin sore. Dari Cengkareng ke Slipi saya kaget, banyak mobil tentara lewat. Ini ada apa?" kata Mustakim, warga Pondok Pinang, Jakarta, kepada Tribunnews.com, Selasa (27/3/2012).

Pemberitaan sebuah stasiun televisi swasta pagi ini terlihat, ribuan aparat TNI dan Polri sudah berdatangan menjaga sejumlah objek yang akan menjadi sasaran pengunjuk rasa seperti Istana Negara, Bundaran HI, dan gedung DPR RI.

Istana Merdeka kini dipasangi kawat berduri. Demikian pula halaman depan gedung DPR. Anggota TNI dan Polri dilengkapi dengan senjata yang kabarnya berisi peluru karet. Mobil water canon untuk menghalau massa juga sudah disiapkan.

Juru Bicara Polda Metro Jaya Jaya Kombes Rikwanto menegaskan setidaknya 30 ribu aparat gabungan TNI/Polri disiagakan untuk mengamankan aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi ini. Dengan rincian 22.458 personel Polri dan 8.254 personel TNI.

Kepolisian melaporkan ada sekitar 8.000 massa yang akan berdemo terdiri dari sejumlah elemen seperti buruh, mahasiswa, dan aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) lainnya.

Namun para buruh menegaskan ada sekitar 60.000 massa dari serikat buruh dan pekerja akan berunjuk rasa hari ini.

Ketua Bidang Aksi dan Mobilisasi, Komite Pimpinan Pusat Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Agus Prasetyo mengatakan empat titik yang menjadi sasaran aksi tolak kenaikan harga BBM, di antaranya Pelabuhan Tanjung Priok yang akan dilakukan pemogokan.

Halaman12
Editor: suhendri
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas