Pemkot Kerepotan Urus Sampah di Pasar
Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang saat ini tengah dihadapkan dengan persoalan sampah yang ada di
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang saat ini tengah dihadapkan dengan persoalan sampah yang ada di kasawan pasar. Pasalnya, meski para pedagang telah diberikan arahan agar membuang sampah pada tempatnya, hingga saat ini belum berjalan optimal.
Arahan yang diberikan kepada para pedagang tersebut bukan tak ada alasan. Hal itu dilakukan pemerintah kota agar pasar sebagai salah satu titik pantau dalam penilaian Adipura, dapat memperoleh hasil yang bagus.
Untuk memantau sampah di pasar, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkot Pangkalpinang, rencananya akan menempatkan petugas di kawasan pasar khusus guna menegur pedagang yang membuang sampah sembarangan.
"Agak repot adalah di pasar karena saat ditinjau bersih namun dua jam kemudian kotor lagi. Makanya kita minta agar ada petugas pengawas, supaya ketika kotor dapat langsung ditegur sehingga nantinya menjadi kebiasaan baik," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkot Pangkalpinang, Bani Baehaki, kepada bangkapos.com, Rabu (28/3/2012).
Disebutkannya, kebiasaan para pedagang membuang sampah pada tempatnya masih sangat sulit dijalankan. Bahkan, Pemkot pernah menyediakan lebih dari 100 buah tempat sampah, namun semuanya hilang.
"Kita sudah sosialisasi kepada mereka, kalau tidak ada tempat sampah bisa dibuang di kardus-kardus bekas. Juga ditekankan sampah yang berada di depan toko, merupakan tanggungjawab pemilik toko," ujarnya.