• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Bangka Pos

Warga 'Serbu' Lokasi Tambang PT Koba Tin

Jumat, 30 Maret 2012 22:14 WIB
Warga 'Serbu'  Lokasi Tambang PT Koba Tin - IMG01615-20120330-1355.jpg
bangkapos.com/zulkodri
Warga melakukan aktivitas penambangan di Lokasi Tambang Aktif PT Koba Tin di Marbuk, Kecamatan Lubuk Besar, Jumat ( 30/03/2012).
Warga 'Serbu'  Lokasi Tambang PT Koba Tin - IMG01620-20120330-1429.jpg
bangkapos.com/zulkodri
Keramaian di Lokasi Tambang Aktif PT Koba Tin di Marbuk, Kecamatan Lubuk Besar, Jumat (30/3/2012)
Warga 'Serbu'  Lokasi Tambang PT Koba Tin - IMG01614-20120330-1343.jpg
bangkapos.com/zulkodri
Aparat dan warga di Lokasi Tambang Aktif PT Koba Tin di Marbuk, Kecamatan Lubuk Besar, Jumat (30/3/2012)
Warga 'Serbu'  Lokasi Tambang PT Koba Tin - IMG01618-20120330-1357.jpg
bangkapos.com/zulkodri
Lokasi Tambang Aktif PT Koba Tin di Marbuk, Kecamatan Lubuk Besar, Jumat (3-/3/2012).
Laporan wartawan Bangka Pos, Zulkodri
BANGKAPOS.COM
, BANGKA--Ratusan warga yang tergabung dari masyarakat Nibung dan Simpang Perlang menyerbu kawasan tambang aktif PT Koba Tin di Marbuk, Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (30/03/2012).

Ratusan warga yang melakukan aksi penambangan ini, dilakukan secara spontanitas. Usai sholat Jumat, sekitar pukul 13.00 WIB,  mereka berbondong-bondong mendatangi lokasi Tambang PT Koba Tin ini untuk melakukan aktivitas penambangan di lokasi tersebut.

Aksi menambang bersama-sama ini, dilakukan sebagai bentuk protes warga yang meminta kejelasan kepada PT Koba Tin apakah mereka bisa melakukan aktivitas penambangan di Lokasi TI Marbuk tersebut.

Pantauan Bangkapos.com, di lokasi sejumlah ibu-bu serta anak-anak melakukan aktivitas penambangan dengan alat seadanya, mengunakan pacul, piring plastik, dan karung. Namun beberapa warga juga nekat membawa mesin robin.

Pada proses penambangan tersebut, sempat terjadi keributan kecil, antara petugas security PT Koba Tin,  dengan masyarakat. Namun masyarakt tetap nekat, melakukan aktivitas tambang. Walaupun, sebelumnya tetap dilarang.

Sementara perwakilan dari manajemen PT Koba Tin, Pahlevi Sjahrun mengatakan bahwa PT Koba Tin tidak memberikan izin penambangan tersebut dilandasi suatu alasan. Dijelaskannya, ada aturan hukum yang telah mengaturnya, sehingga bukan kapasitas PT Koba Tin untuk memberikan izin tersebut dan bukan berarti Koba TIn tidak pro masyarakat.  

"Mari bersama-sama kita pahami ini bahwa ada aturan yang telah mengaturnya dan itu dari Kementerian ESDM, bukan dari PT Koba Tin, karena PT Koba Tin ini juga hanya sebagai pemegang hak kontrak. Pemilik tanah ini tetap negara dan kita tidak bisa menyerahkan itu seenaknya tanpa aturan yang jelas, karena nantinya Koba Tin yang akan disalahkan," uja Pahlevi di hadapan perwakilan warga dan aparat Desa Nibung.


Penulis: zulkodri
Editor: emil
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
101729 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas