Senin, 24 November 2014
Bangka Pos

Ucok: Biaya Onderdil Lebih Mahal

Minggu, 1 April 2012 23:53 WIB

Laporan Wartawan Bangka Pos, Gilang puspita

BANGKAPOS.COM, BANGKA
- Koordinator PMP Jalan Mentok, Ucok membenarkan jika ada ketidak samaan antara tarif yang ditetapkan oleh para sopir angkot dengan SK Walikota.

Hal ini dikarenakan jika pihaknya berpedoman dengan ketetapan pemerintah tidak akan cukup untuk menutupi kebutuhan onderdil angkot.

"Kita menyesuaikan dengan kebutuhan, sekarang ini ban mobil sudah mahal, begitu juga dengan oli. Belum lagi masalah penumpang yang sepi," kata Ucok kepada bangkapos.com, Minggu (1/4/2012).

Dikatakannya, sebenarnya menurut kesepakatan antar supir menerapkan tarif Rp 2.500. Namun, karena tidak ada kembalian, penumpang kadang-kadang tidak keberatan untuk memberikan uang Rp 3.000.

"Kalau mereka memberi Rp 2.500 tetap kita ambil, kita tidak memaksa penumpang untuk memberi uang Rp 3.000. Tapi dari penumpang suka untuk tidak mengambil kembaliannya," kata Ucok.

Dikatakan Ucok, seberapun besar kenaikan tarif angkot, tetap penumpang yang mereka terima selalu sepi. Setiap hari saja jika mengantri di terminal mereka harus menungu sampai empat jam, baru mobil penuh.

Tarif Sesuai SK Walikota

Rp 1.850 untuk Umum
Rp 1.400 untuk pelajar

Tarif sopir angkot:

Rp 2.500 untuk umum
Rp 1.000 untuk pelajar

Jumlah angkot di Pangkalpinang 700 unit

Tidak beroperasi 40 persen
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas