10 Pasien Bersalin Tertimpa Plafon RS
Sebanyak 10 pasien di RS dr Slamet Martodirdjo, Pamekasan, Jawa Timurluka-luka akibat atap plafon ...
Para pasien bersalin ini umumnya mengalami luka memar di bagian kepala dan kaki.
Salah seorang pasien korban reruntuhan plafon Halimatus Sakdiyah, Minggu siang menuturkan, plafon ambruk di ruang bersalin itu secara tiba-tiba mengenai bagian kepalanya.
“Saat itu saya sedang tidur, tiba-tiba ada benturan keras di bagian kepala saya,” kata perempuan yang baru melahirkan asal Sumenep ini menuturkan.
Petugas medis berupaya mengevakuasi pasien bersalin yang sebelumnya berada di ruang bersalin ini ke ruangan lain di RS dr Slamet Martodirdjo.
Sejumlah keluarga pasien terlihat panik, bahkan beberapa diantaranya berteriak histeris.
Plafon ruang bersalin di RS dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, Madura ini ambruk sekitar pukul 08.00 WIB Minggu pagi, karena kondisi bangunan sudah rapuh.
Direktur RS Slamet Martodirdjo Pamekasan dr Iri Agus Subaidi, Minggu siang meninjau secara langsung kondisi pasien dan lokasi ruang bersalin ambruk.
Ia menjelaskan, tahun ini pihaknya memang merencanakan akan memperbaiki ruangan itu, karena sudah tidak layak pakai dan sudah banyak kayu bangunan yang rapuh.
“Kami sebenarnya sudah merencanakan melakukan perbaikan dan sudah kami anggarkan,” kata Agus Subaidi.
RS dr Slamat Martodirdjo Pamekasan ini merupakan rumah sakit rujukan di Madura. Rumah sakit yang terletak di Jalan Raya Panglegur Pamekasan mulai digunakan pada 2006 lalu. Namun karena konstruksi dan kualitas bangunan kurang baik, empat tahun kemudian, yakni pada 2010, beberapa bagian bangunan rusak.
Sebelum kejadian di ruang bersalin ini, ruang perawatan bayi (neonatus) juga sempat ambruk dan beberapa orang pasien berikut perawatnya ketika itu nyaris tertimpa reruntuhan bangunan.