Sabtu, 13 Juni 2026

Pengamat: BBM Bersubsidi Musuh Bersama

Pengamat transportasi dari Universitas Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno, menilai, bahan

Tayang:
zoom-inlihat foto Pengamat: BBM Bersubsidi Musuh Bersama
KOMPAS/PRIYOMBODO
Petugas bersiap mengisi bahan bakar minyak (BBM) subsidi ke bajaj di SPBU di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (26/3/2012).

BANGKAPOS.COM, JAKARTA -- Pengamat transportasi dari Universitas Soegijapranata Semarang, Djoko Setijowarno, menilai, bahan bakar minyak bersubsidi adalah musuh bersama. Untuk itu, ia berharap pemerintah mau memperketat penggunaan BBM bersubsidi dengan sejumlah cara.

"Pengalihan penggunaan BBM ke bahan bakar gas (BBG) di sektor transportasi darat tak bisa ditunda lagi," ujar Djoko kepada Kompas.com, Minggu (1/4/2012).

Ia menyebutkan, kondisi angkutan umum harus dibuat senyaman  kendaraan pribadi. Subsidi BBM harus diberikan untuk angkutan umum. Namun, hal ini tidak boleh dilakukan untuk kendaraan pribadi. "Naikkan harga BBM untuk kendaraan pribadi, berikan subsidi buat angkutan umum," tambah Djoko.

Menurut dia, pengetatan konsumsi BBM bersubsidi harus dilakukan karena selama ini kendaraan pribadi yang mengonsumsi BBM bersubsidi 93 persen. Sepeda motor mengambil porsi 40 persen, sedangkan mobil 53 persen.

"Persentase pengguna BBM bersubsidi pun oleh transportasi darat mungkin pesat dalam satu tahun terakhir. Semula 89 persen dari kuota 38,38 juta kiloliter pada 2010 menjadi 97,33 persen dari kuota 41,78 juta kiloliter pada 2011," pungkas Djoko.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved