Garap Pariwisata perlu Perencanaan
Bangkapos.com - Jumat, 6 April 2012 22:28 WIB
Berita Terkait
- Freeport Bangun Lapangan Terbang di Mimika
- Diproses, Tunjangan Guru Terpencil di Basel
- Terminal Baru Bandara Tipe Gelombang
- Nurul: Kegiatan Banyak Penimbunan
- 88 % Bangunan Terminal Baru Depati Amir
- Terminal Baru Depati Amir Rampung 2015
- Changi Bandara Terbaik di Dunia
- Warga Jangan Takut Laporkan Ulah Preman
- Pengurus Koperasi Taksi di Bandara akan Dilantik
- Ada 80 Unit Taksi 'Plat Hitam' di Bandara
Laporan wartawan Bangka Pos, Agusnuryadhyn
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Dasep M Suanda General Manager Garuda Indonesia Branch Office Pangkalpinang menjelaskan bahwa
untuk menggarap pariwisata harus terencana ataupun terprogram.
"Dalam menggarap pariwisata itu pasti ada perencanaan (planning). Kalau dadakan, maka harga tiket bisa tinggi. Mari kita duduk sama-sama dan buat paket-paket ke Pariwisata ke Babel," ujar Dasepnya.
Menurut Dasep, salin itu jangan saling menyalahkan, namun segenap pihak antara lain airline, pariwisata, perhotelan agar dapat duduk bareng.
BANGKAPOS.COM, BANGKA-- Dasep M Suanda General Manager Garuda Indonesia Branch Office Pangkalpinang menjelaskan bahwa
untuk menggarap pariwisata harus terencana ataupun terprogram.
"Dalam menggarap pariwisata itu pasti ada perencanaan (planning). Kalau dadakan, maka harga tiket bisa tinggi. Mari kita duduk sama-sama dan buat paket-paket ke Pariwisata ke Babel," ujar Dasepnya.
Menurut Dasep, salin itu jangan saling menyalahkan, namun segenap pihak antara lain airline, pariwisata, perhotelan agar dapat duduk bareng.
Penulis : agusrya
Editor : emil
Rekomendasi Facebook