Sofian Bantah Penderita DBD di Kepoh 20 Orang
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Sofian Anuwi membantah jumlah
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: suhendri
BANGKAPOS.COM
, BANGKA -- Kepala
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) Sofian Anuwi membantah jumlah
penderita demam berdarah dengue (DBD) di Desa Kepoh Kecamatan Toboali mencapai 20 orang.
Sofian mengatakan, berdasarkan hasil epidemologi dan laporan bidan serta pihak puskesmas pembantu (Pustu) Desa Kepoh, jumlah penderita DBD di desa itu tercatat hanya 6 orang.
Sofian Anuwi menjelaskan penderita DBD yang terdata di Desa Kepoh pada
bulan Februari 2012 hanya 3 orang dan pada Maret 3 orang.
"Total ada 6 warga. Untuk April belum ditemukan," ungkap Sofian Anuwi, Kamis (5/4/2012).
Ia menjelaskan setelah ditemukan adanya warga terkena DBD pada bulan Februari dan Maret, pihaknya langsung melakukan fogging (pengasapan).
"Penderita dirawat di pusyandik. Kami begitu keluar di koran langsung turun pengecekan di lapangan," ujarnya.
Menurut Sofian, pihak Dinkes Basel sudah
berupaya semaksimal mungkin mengatasi penyebaran DBD, baik melalui upaya sosialisasi
maupun tindakan di lapangan.
Dia menambahkan, upaya sosialisasi sudah dilakukan jajaran kesehatan dari tingkat dinas, puskesmas hingga bidan desa.
"Metode pemberantasan sarang nyamuk menjelang siklus fogging kedua kita
terapkan satgas desa untuk pemantauan jentik yang dikoordinir ketua BPD.
Satgas untuk percontohan kita terapkan di Airbara dan Alhamdulillah
hasilnya memuaskan," papar Sofian.