A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Nadiva Harus Dikemoterapi - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 18 April 2014
Bangka Pos

Nadiva Harus Dikemoterapi

Jumat, 13 April 2012 16:17 WIB
Laporan Wartawan Bangka Pos, Khamelia

BANGKAPOS.COM, BANGKA --
Kondisi Nadiva (1,5) penderita kanker mata yang kini tengah mendapat perawatan medis di RSCM Jakarta masih mengkhawatirkan. Warga Kampung Baru Jalan Tanjung Kalian Indah Kecamatan Muntok, Kabupaten Bangka Barat ini kini harus dirawat intensif karena kondisi kesehatannya terus menurun.

"Sudah beberapa hari ini Diva gak mau minum susu, maunya hanya ASI sementara menurut dokter karena usianya sudah 1,5 tahun kualitas ASI ibunya sudah berkurang. Makanya kondisinya lemah, akhirnya dokter mengharuskan Diva dirawat, kalau sebelumnya berobat jalan," ungkap ayah Diva, Rangka Wijaya saat dihubungi bangkapos.com, Jumat (13/4/2012).

Diva mengidap kanker mata sejak bayi. Saat ini dokter mata mengharuskan Diva menjalani kemoterapi untuk mematikan sel kanker yang sudah mulai menjalar hingga ke pipi Diva. "Tiga hari lalu Diva menjalani CT Scan. Alhamdulillah menurut dokter penyebaran sel kankernya belum menyebar sampai ke otak, makanya dokter mengharuskan cepat-cepat di kemo, kalau kondisi Diva bagus sebenarnya hari ini (kemarin,red) Diva sudah dikemo yang pertama," ungkap Rangga.

Rangga bersama sang istri Halimah mengaku berusaha tegar dan ikhlas dalam menghadapi penyakit yang dialami putri bungsunya itu. Kesembuhan Diva pun terus diharapkan oleh pasangan ini agar Diva bisa pulih kembali.

"Diva harus melalui proses kemoterapi beberapa kali, menurut dokter setelah benjolan di matanya kempes, tindakan medis lain yang akan ditempuh adalah melalui operasi. Kami sebagai orangtua selain berdoa, harus berusaha yang terbaik bagi putri kami," tuturnya.

Saat ini biaya pengobatan Diva selama di RSCM ditanggung oleh perusahaan perkebunan kelapa sawit, tempat Rangga bekerja. Selain itu bantuan juga berdatangan dari masyarakat. Proses pengobatan Diva masih cukup panjang, sementara biaya untuk hidup selama di Jakarta pun harus ditanggung sendiri. Rangga berdua dengan sang istri terpaksa harus kos yang berdekatan dengan lokasi rumah sakit.

"Kemarin nenek dan kakek Diva baru datang dari Bangka ke Jakarta untuk melihat Diva, karena dia sempat demam dan harus dirawat di IGD setengah hari. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah normal meski harus terus diinfus untuk memasukkan nutrisi ke tubuhnya," kata Rangga.

Sementara itu dukungan melalui penggalangan dana dilakukan oleh Kelompok Mahasiswa Lingkar Study Progresif (LSP) Universitas Bangka Belitung (UBB) untuk meringankan beban Nadiva. Kelompok mahasiswa ini turun ke jalan untuk mengumpulkan sumbangan dari para pengguna jalan. Dana yang telah terkumpul akan diserahkan kepada keluarga balita malang tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih atas segala dukungan yang diberikan, kami mohon doanya supaya Diva bisa kuat menjalani proses pengobatannya," ucap Rangga.
Penulis: khamelia
Editor: suhendri
Sumber: bangkapos.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
103762 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas