A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Mantan Kiper Timnas Ini Tak Bisa Lagi Nafkahi Istrinya - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 Juli 2014
Bangka Pos

Mantan Kiper Timnas Ini Tak Bisa Lagi Nafkahi Istrinya

Senin, 16 April 2012 08:54 WIB
Mantan Kiper Timnas Ini Tak Bisa Lagi Nafkahi Istrinya
Istimewa
Markus Horison
Laporan Wartawan Tribun Medan, Randy Hutagaol

BANGKAPOS.COM MEDAN –
Penjaga gawang sekaligus kapten PSMS Medan versi ISL, Markus Horison, telah absen dalam dua laga terakhir yang dilakoni PSMS, yakni saat melawan PSPS Pekanbaru, dan menghadapi Persija Jakarta.

Menurut manajer tim PSMS, Benny Tomasoa, Markus absen karena cedera lanjutan, akibat bertubrukan dengan pemain Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, di Stadion Baharoeddin Siregar, Jumat (30/3/2012) lalu. Alasan lainnya karena adanya urusan keluarga yang mendesak.

Saat dikonfirmasi Tribun mengenai hal itu, Markus membantahnya. Tribun akhirnya memperoleh langsung keterangan dari mantan kiper Tim Nasional Indonesia ini. Ia pun secara terbuka membeberkan permasalahan yang dihadapinya. Markus menampik sedang cedera atau ada urusan keluarga.

Kepada Tribun, Markus mengatakan dirinya mulai stres karena gajinya tak kunjung dibayar oleh manajemen PSMS. “Saya sudah stres tak bisa melunasi kredit mobil dan biaya membangun rumah. Saya juga tersendat menafkahi istri. Sebagai pesepakbola saya hanya menggantungkan pendapatan utama dan satu-satunya dari gaji bermain bola. Sungguh situasi yang buruk bagi saya dan keluarga,” ujar Markus, Sabtu (14/4/2012) lalu dengan raut wajah datar dan berusaha sesekali melontarkan senyum.
Editor: suhendri
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas